kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Pilih tidak ikut berpartisipasi dalam Harbolnas 11.11, ini alasan Tokopedia


Selasa, 12 November 2019 / 20:26 WIB
Pilih tidak ikut berpartisipasi dalam Harbolnas 11.11, ini alasan Tokopedia
ILUSTRASI. TOKOPEDIA: Suasana kantor pusat Tokopedia di Jakarta, Rabu (19/6). Dalam Harbolnas yang jatuh pada 11.11, Tokopedia mengaku tidak pernah berpartisipasi sejak berdiri pertama kali. KONTAN/Baihaki/19/6/2019

Reporter: Amalia Fitri | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam gelaran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang jatuh pada 11.11 kemarin, salah satu online marketplace raksasa, Tokopedia, mengaku tidak pernah berpartisipasi dalam momen Harbolnas sejak pertama kali berdiri.

Nuraini Razak, VP Corporate Communication Tokopedia menjelaskan jika saat ini pihaknya menjalankan kampanye Tokopedia #1 Everyday yang berlangsung setiap hari.

Baca Juga: Harbolnas tahun ini, transaksi Lazada Indonesia naik tiga kali lipat

"Kami menawarkan kejutan harian dengan tujuan Tokopedia dapat menjadi solusi setiap hari untuk masyarakat Indonesia tanpa perlu menunggu hari atau tanggal tertentu," jelasnya kepada Kontan, Selasa (12/11).

Dia melanjutkan, untuk festival belanja tahunan, Tokopedia memiliki acara Ramadan Ekstra yang sudah diselenggarakan dua tahun berturut di bulan Ramadan yang kami sesuaikan dengan budaya Indonesia.

Sementara itu, Ignatius Untung, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menuturkan pada momen Harbolnas tahun ini, pihaknya menargetkan dapat mencapai angka transaksi Rp7,8 triliun.

Dirinya berkata, tahun ini positif dapat menembus target sebab tren selalu menunjukkan adanya peningkatan transaksi. Menurut pemaparannya, pada 2018 nilai transaksi Harbolnas mencapai Rp6,8 triliun, meningkat 41,6% dari Rp4,8 triliun pada 2017.

Baca Juga: Lazada perluas kapasitas gudang awal tahun depan

Lazada Indonesia, sebagai salah satu online marketplace yang berpartisipasi pada Harbolnas, berkata telah meraup peningkatan penjualan 300% dari tahun lalu.

"Untuk nilai transaksi secara pastinya belum bisa diketahui karena data belum diolah. Momen 11.11 baru berakhir semalam," tutup Michael Willy Roosevelt, VP Business Transformation Lazada Indonesia.




TERBARU

Close [X]
×