kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

PLN Gandeng BYD Motor Kembangkan Infrastruktur Home Charging


Selasa, 27 Februari 2024 / 18:40 WIB
PLN Gandeng BYD Motor Kembangkan Infrastruktur Home Charging
ILUSTRASI. Model berdiri di samping mobil listrik BYD Dolphin yang dipamerkan dalam Indonesian International Motor Show (IIMS) 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/2/2024). BYD yang merupakan produsen otomotif asal China tersebut masuk ke pasar Indonesia dengan membawa predikat sebagai predikat sebagai brand New Energi Vehicle (NEV) atau mobil dengan konsep elektrik atau electric vehicle (EV) dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN (Persero) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT BYD Motor Indonesia. Kerja sama ini terkait pengembangan infrastruktur dan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). PLN berperan sebagai penyedia layanan home charging.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, sejalan dengan agenda transisi energi Indonesia, PLN siap menjadi katalisator pengembangan sektor transportasi hijau melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kerja sama dengan BYD, kata dia, menjadi salah satu langkah nyata perusahaan dalam mendukung akselerasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Baca Juga: Inilah Teknologi Canggih Mobil Listrik BYD, Cek Harga Mobil BYD Seal, Dolphin, Atto

"Kita semua sadar betapa pentingnya peran sektor transportasi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan mempercepat transisi energi," kata Darmawan dalam keterangan resminya, Selasa (27/2).

Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN Tonny Bellamy menuturkan, kesepakatan antara PLN dan BYD menunjukkan komitmen kedua belah pihak dalam mendukung Indonesia menjadi negara yang lebih hijau melalui transportasi listrik.

Hal ini searah dengan mandat pemerintah dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program KBLBB dan Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1 Tahun 2023 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk KBLBB.

"Seperti yang kita ketahui sektor transportasi adalah salah satu penyumbang emisi karbon tertinggi di Indonesia. Motor, mobil, truk, bus, dan sebagainya. Hari ini, emisi karbon sektor transportasi sudah menyumbang lebih dari 280 juta ton CO2 per tahun," ujar Tonny.

Baca Juga: Paling Murah, Harga Mobil BYD Dolphin Rp 425 Juta, Cicilan Per Bulan Mulai Rp 6 Juta

Tonny mengatakan, dari kolaborasi ini PLN dan BYD menghadirkan bundling layanan home charging service untuk setiap pembeli mobil listrik, sehingga, masyarakat yang beralih kendaraan listrik akan semakin dimudahkan dalam penggunaannya.

Sementara itu, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, Zhao Yue mengatakan, pihaknya optimis dengan komitmen Indonesia untuk bersama-sama menyambut transisi energi melalui kendaraan listrik.

Di samping itu, Indonesia dinilai sebagai pasar yang besar dan potensial untuk kendaraan listrik terus berkembang.

"Kami optimistis untuk bekerja sama lebih baik dengan Indonesia dalam pengembangan infrastruktur dan ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai," tutur Zhao Yue.

Baca Juga: Perkuat Pasar Mobil Hybrid BYD Luncurkan Sedan Plug-in Qin Plus DM-i

Dalam kesepakatan ini, PLN dan BYD juga berencana melakukan studi bersama sebagai dasar pelaksanaan pilot project dalam pengembangan penyediaan infrastruktur dan ekosistem KBLBB di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Trik & Tips yang Aman Menggunakan Pihak Ketiga (Agency, Debt Collector & Advokat) dalam Penagihan Kredit / Piutang Macet Managing Customer Expectations and Dealing with Complaints

[X]
×