kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   9,00   0,05%
  • IDX 5.952   25,87   0,44%
  • KOMPAS100 772   6,17   0,81%
  • LQ45 595   5,62   0,95%
  • ISSI 206   0,72   0,35%
  • IDX30 331   2,88   0,88%
  • IDXHIDIV20 425   3,47   0,82%
  • IDX80 88   0,72   0,82%
  • IDXV30 116   0,81   0,70%
  • IDXQ30 108   0,80   0,74%

PLN Kantongi Modal US$ 380 Juta untuk Bangun PLTA Upper Cisokan


Selasa, 15 Maret 2022 / 20:57 WIB
ILUSTRASI. Petugas PLN melakukan pemeriksaan Gardu Induk di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Lamajan, Jawa Barat, Jumat (20/6). Kontan/muradi/20/06/2014


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan dukungan pembiayaan yang kompetitif itu sekaligus menjadi bukti PLN mendapatkan kepercayaan internasional.

“Dunia internasional memiliki kepercayaan kepada pemerintah Indonesia dan PLN dalam upaya membangun infrastruktur kelistrikan melalui pembangkit-pembangkit EBT dan rendah emisi karbon. Ini merupakan langkah nyata PLN yang didukung oleh kehadiran pemerintah RI dalam proses transisi energi menuju net zero emissions dengan pasokan EBT dengan skala dan kapasitas besar," ujarnya.

Pembangunan PLTA berkapasitas lebih dari 1.000 MW tersebut menunjukkan salah satu komitmen PLN dalam rangka transisi energi melalui pengembangan energi baru dan terbarukan sebagaimana tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) Tahun 2021-2030. 

Proyek ini ditargetkan beroperasi pada 2025 dan memasok kebutuhan listrik di sistem Jawa-Bali.

"Proyek yang menggunakan teknologi pumped storage ini akan menghasilkan energi efisien, rendah karbon, serta dapat menjadi enabler utama dalam rangka proses transisi energi dan masuknya pembangkit EBT intermittent dalam portofolio besar di sistem Jawa-Bali," terang Darmawan.

Darmawan melanjutkan, proyek PLTA Upper Cisokan merupakan salah satu dukungan PLN demi mencapai target ekonomi rendah karbon dan peningkatan bauran EBT.

Darmawan menambahkan, proyek ini juga mendukung salah satu pilar G20 tahun 2022. Yaitu pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif dengan sustainable energy transition menjadi isu prioritas.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×