kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

PP Presisi kantongi kontrak baru Rp 3,1 triliun di semester I-2018


Rabu, 01 Agustus 2018 / 17:33 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama PPRE Iswanto Amperawan (kiri) bersama Direktur Keuangan Benny Pidakso


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Presisi Tbk (PPRE) telah berhasil mengantongi kontrak baru Rp 3,1 triliun sepanjang semester I-2018. Pencapaian tersebut setara 38,75% dari total target Rp 8 triliun yang dipatok perusahaan tahun ini.

Dengan tambahan kontrak lungsuran tahun lalu maka total kontrak yang sedang ditangani atau dihadapi (order book) PP Presisi hingga akhir Juni 2018 telah mencapai Rp 10,8 triliun.

Benny Pidakso, Direktur Keuangan PP Presisi mengatakan, perolehan kontrak baru tersebut akan mendukung pertumbuhan pendapatan perusahaan secara berkelanjutan.

"Sebagian besar kontrak baru itu didapat dari pengerjaan coal hauling," kata Benny dalam keterangan resminya yang diterima Kontan.co.id, Rabu (1/8).

PPRE sudah memasuki bisnis coal hauling sejak tahun 2017. Perusahaan masih akan terus melanjutkan untuk membidik kontrak di sektor tersebut karena mereka melihat prospek batubara masih ada. Apalagi peralatan anak usaha PTPP ini sangat mencukupi untuk terus membidik kontrak di sektor ini.

Sementara di sektor infrastruktur, PP Presisi akan menjajaki bisnis erector untuk proyek-proyek EPC dan juga bisnis transprter. Di sektor gedung, perusahaan juga akan memperkuat bisnis pondasi.

Adapun kontrak anyar yang sudah didapatkan PPRE diantaranya didapat dari dua proyek kontrak hauling batubara yaitu dari PT Barasentosa Lestari dan PT Triaryani dengan nilai masing-masing Rp 1 triliun, Proyek Simpang Susun Serang Panimbang, dan proyek jalan akses PLTA Cisokan, dan Pengendalian banjir Sungai Asahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×