kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Produksi alat berat kuartal I-2018 melonjak 46%


Minggu, 29 April 2018 / 14:08 WIB
ILUSTRASI. Alat berat Caterpillar


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produksi alat berat domestik masih menunjukkan tren naik. Data Himpunan Alat Berat Indonesia (Hinabi) menunjukkan, produksi alat berat kuartal I-2018 sebesar 1.684 unit atau naik 46% dibanding tahun lalu sebanyak 1.153 unit.

Jamaluddin, Ketua Himpunan Alat Berat Indonesia (Hinabi) mengatakan, produksi terbesar masih sektor tambang. Adapun hasil awal tahun ini beberapa juga masih dari order tahun lalu. "Permintaan dari Kalimantan masih dominan dan akan terus berlanjut sepanjang tahun ini," kata, Jamaluddin kepada Kontan.co.id, Minggu (29/4).

Tahun ini HINABI menargetkan produksi mencapai 70% dari kapasitas terpasang nasional alias 7.000 unit. Hanya saja saat ini permintan mencapai 10.000 lebih. "Untuk tahun ini produksi belum siap untuk memenuhi demand," tambahnya.

Sehingga kekurangan diambil dari impor negara lain seperti China, Korea Selatan dan Jepang. Catatan saja, dari segi produk, hydraulic excavator masih mendominasi penjualan. Sisanya diisi oleh bulldozer, dump truck dan juga wheel loader.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×