kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Produksi nikel tahun ini terancam tergerus akibat wabah virus corona


Kamis, 02 April 2020 / 17:02 WIB
ILUSTRASI. smelter pertambangan mineral nikel nickel PT Vale Indonesia Tbk INCO di Sorowako, Sulawesi Selatan. 


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

Sementara untuk tahun ini, Kementerian ESDM memprediksi produksi bijih nikel hanya berkisar di angka 30-an juta ton. Sementara realisasi hingga Februari 2020 tercatat mencapai 3,89 juta ton.

Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM Yunus Saefulhak ketika dimintai konfirmasi menolak untuk memberikan komentar atas potensi penurunan produksi ini. "Tidak ada tanggapan" jawab Yunus singkat, Kamis (2/4).

Dalam catatan Kontan.co.id, Kementerian ESDM memang memproyeksikan penurunan produksi bijih nikel pada tahun ini. Kala itu, Yunus mengungkapkan, hal ini dimungkinkan pasca terjadinya lonjakan produksi di 2019.

"Bijih nikel kadar rendah dengan sendirinya akan ngerem (produksi). Sekarang tumpukan jadi gunung. Ketika ekspor distop, otomatis ada over supply. Kadar rendah yang tidak diekspor ditata ulang untuk disimpan," terang Yunus di kantornya, Kamis (23/1).

Baca Juga: Lockdown di India Bisa Mengganggu Ekspor Batubara Indonesia

Disisi lain, Kementerian ESDM sempat menjanjikan akan menerbitkan regulasi terkait harga dan tata niaga nikel domestik pada Maret lalu.

Sayangnya, memasuki bulan April, rencana tersebut belum menemui titik terang. Menurut Yunus, peraturan tersebut ingin memastikan penambang maupun pengusaha smelter bisa mendapatkan harga yang layak, tidak lebih rendah dari perhitungan keekonomian Harga Pokok Produksi (HPP) ore nikel maupun smelter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×