kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.884   -16,00   -0,09%
  • IDX 7.916   -19,65   -0,25%
  • KOMPAS100 1.115   -1,69   -0,15%
  • LQ45 811   -4,28   -0,53%
  • ISSI 278   0,32   0,11%
  • IDX30 424   -2,29   -0,54%
  • IDXHIDIV20 510   -4,57   -0,89%
  • IDX80 125   -0,32   -0,25%
  • IDXV30 138   -1,06   -0,77%
  • IDXQ30 138   -0,93   -0,67%

Produksi padi naik 5%


Senin, 01 April 2013 / 13:09 WIB
Produksi padi naik 5%
ILUSTRASI. Sejumlah pekerja berjalan keluar dari salah satu pabrik ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/foc.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini (1/4), merilis produksi padi gabah kering giling tahun 2012 naik 5% menjadi 69.05 juta ton. Besaran kenaikan produksi padi berdasarkan angka produksi sementara (ASEM) itu naik 3,29 juta ton di 2012 dibandingkan produksi tahun 2011.

Kenaikan produksi padi diketahui terjadi di pulau Jawa sebesar 2,12 juta ton dan di luar Jawa sebesar 1,17 juta ton. Menurut BPS, kenaikan produksi padi terjadi karena bertambahnya luas panen 239.800 hektare (ha) atau bertambah 1,82% dan terjadi kenaikan produktivitas lahan menjadi 1,56 kuintal per hektare atau naik 3,13%.

Kenaikan produksi padi terjadi pada masa Januari−April dan Mei−Agustus, dengan masing-masing kenaikan 1,50 juta ton (4,91%) dan 2,45 juta ton (11,62%). Sementara pada subround September−Desember, produksi justru turun sebesar 0,67 juta ton dibanding produksi pada subround yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan produksi yang relatif besar selama tahun 2012 terjadi di Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Kalimantan Tengah. Sementara produksi yang turun terjadi di Jawa Barat, Sumatera Selatan, Banten, Kalimantan Barat dan Gorontalo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×