kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Program PLTS Atap dapat menjadi stimulus pemulihan ekonomi pasca pandemi corona


Selasa, 19 Mei 2020 / 22:34 WIB
ILUSTRASI. Trend Permintaan PLTS Atap. KONTAN/Baihaki/4/3/2020


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Handoyo

Ini menjadi win win solution, karena sebagai program recovery ekonomi ini harus bisa mengatasi tingkat pengangguran, mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus target EBT. Jadi ini green recovery," ungkap Fabby dalam webinar yang digelar Selasa (19/5).

Baca Juga: IESR: Subsidi listrik bagi golongan pelanggan lain berpotensi bebani PLN

Untuk mencapai target 1 GWp per tahun tersebut, biaya yang dibutuhkan untuk tahap awal mencapai sekitar Rp 15 triliun. Namun dengan sejumlah penghitungan seperti pengurangan subsidi dan konversi energi, angka tersebut cukup rasional.

Apalagi, kata Fabby, sebanyak 30% dari investasi tersebut akan masuk dalam komponen upah yang dibelanjakan oleh para pekerja. Juga, ada peluang pendapatan pemerintah dari sektor perpajakan seperti PPN dan PPh.

"Yang terpenting uang itu tidak hilang, akan kembali kepada pemerintah. Bisa dinikmati listriknya paling tidak 25 tahun. Berbeda dengan bentuk subsidi lainnya, ketika pemerintah mengeluarkan dana kemudian tidak jadi apa-apa," terang Fabby.

Lebih lanjut, dalam perhitungannya, Program Surya Nusantara ini bisa menyerap hingga sekitar 78.000 tenaga kerja atau paling tidak menyerap 20.000-22.000 tenaga kerja langsung. Sebab, program ini dapat menggerakkan bisnis PLN maupun BUMN dan perusahaan swasta yang bergerak di lini bisnis PLTS.

Baca Juga: Akhir bulan ini, petugas PLN kembali mendatangi rumah pelanggan pascabayar




TERBARU

[X]
×