kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.818   19,00   0,11%
  • IDX 8.925   -19,34   -0,22%
  • KOMPAS100 1.227   -4,69   -0,38%
  • LQ45 868   -3,70   -0,43%
  • ISSI 323   -0,54   -0,17%
  • IDX30 440   -3,19   -0,72%
  • IDXHIDIV20 519   -1,77   -0,34%
  • IDX80 137   -0,51   -0,37%
  • IDXV30 144   -0,52   -0,36%
  • IDXQ30 141   -1,08   -0,76%

Proyek DME Groundbreaking Februari 2026, Bahlil Bahas Detail dengan Danantara


Rabu, 07 Januari 2026 / 16:03 WIB
Proyek DME Groundbreaking Februari 2026, Bahlil Bahas Detail dengan Danantara
ILUSTRASI. Menteri ESDM Fokus Tertibkan Tambang Ilegal Usai Rapat Terbatas dengan Presiden Prabowo (KONTAN/Diki Mardiansyah) Proyek DME sebagai subsitusi dari LPG dipastikan menjadi salah satu proyek ?yang akan mulai dibangun pada awal Februari 2026.


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyek hilirisasi batubara atau gasifikasi batubara menjadi dimetil eter (DME) sebagai subsitusi dari LPG dipastikan menjadi salah satu proyek yang akan dilakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama terhitung mulai awal Februari 2026.

Dalam catatan Kontan sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyebut akan terdapat enam proyek yang melaksanakan groundbreaking. Salah dua yang dia sebut adalah proyek waste to energy atau proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dan proyek DME.

"Rencananya akan ada di bulan Januari, ada enam groundbreaking dari program hilirisasi yang kemudian nanti dilanjutkan di bulan Februari," kata Prasetyo di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: PLN Catat Konsumsi Listrik Kendaraan Listrik Melonjak 479% Selama Nataru

Disisi lain terkait DME, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan masih membutuhkan waktu satu bulan untuk memfinalisasi proyek hilirisasi emas hitam ini.

"Kasihkan saya waktu untuk satu bulan lagi, untuk mendetailkan. Saya dengan Pak Rosan nanti akan menyelesaikan dalam kurun satu bulan,” kata Bahlil usai melaksanakan retret di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Bahlil menambahkan, pihaknya akan melakukan koordinasi lanjutan dengan Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani terkait groundbreaking tersebut.

Sebelumnya, Bahlil Lahadalia yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Hilirisasi dan Energi telah mengajukan 18 proyek hilirisasi prioritas senilai Rp600 triliun lebih pada pertengahan 2025, dengan penyerahan dokumen pra-studi kelayakan ke BPI Danantara pada Juli 2025, dan menargetkan persiapan selesai akhir 2025 agar pekerjaan lapangan bisa dimulai pada tahun 2026.

Baca Juga: Gejolak Politik di Venezuela Bayangi Ekspor Mobil Indonesia

Selanjutnya: Jepang Kecam Larangan Ekspor China, Ketegangan Dagang Kian Memanas

Menarik Dibaca: 5 Olahraga untuk Mengencangkan Payudara Kendur, Bisa Dilakukan di Rumah!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×