kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.985   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Proyek jalan tol Yogyakarta-Bawen bakal terdiri dari enam seksi, ini rinciannya


Jumat, 13 November 2020 / 16:31 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah) berfoto bersama sejumlah pejabat BUMN saat penandatanganan Perjanjian Proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (13/11/2020).


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

Dalam pembangunannya, terdapat 5 Simpang Susun (SS) dan 1 Junction yang akan dibangun dimulai dari Junction Bawen yang akan terkoneksi dengan Jalan Tol Semarang-Solo, SS Ambarawa, SS Temanggung, SS Magelang, SS Borobudur hingga SS Banyurejo yang terhubung dengan Junction Sleman Kec Melati, Kab Sleman, DI Yogyakarta yang akan terkoneksi dengan jalan tol Solo -Yogyakarta–YIA Kulon Progo.

Mirza menambahkan, jalan tol Yogyakarta–Bawen akan dibangun dengan 2x2 lajur dengan lebar lajur 3,6 m serta dibangun dengan desain struktur at grade sepanjang 69,68 Km dan struktur elevated sepanjang 6,15 Km di Ring Road Barat Jogja tepatnya di atas selokan Mataram.

Jalan tol ini bakal tergabung dalam Proyek Strategis Nasional untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan infrastruktur.

Baca Juga: Mengetahui penyebab di balik kenaikan tarif Tol Jakarta-Cikampek

Tol Yogyakarta-Bawen ini akan terhubung dengan jalan tol Semarang–Solo dan jalan tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo dan membentuk segitiga emas yang dapat meningkatkan perekonomian dan konektivitas wilayah khususnya Yogyakarta, Solo dan Semarang. 

"Ketiga jalan tol tersebut selain menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan, juga meningkatkan kemudahan akses dari dan menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Candi Borobudur dan sekitarnya serta Candi Prambanan-Kalasan dan sekitarnya," pungkas Mirza. 

Selanjutnya: Konglomerat mulai melirik bisnis jalan tol

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×