kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

PTPN gelontorkan Rp 125 miliar buat revitalisasi pabrik bioetanol


Kamis, 30 Agustus 2018 / 18:38 WIB
ILUSTRASI. Pabrik Gula Ngadirejo


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Holding BUMN dalam bidang perkebunan, PT Perkebunan Nusantara III akan revitalisasi pabrik bioetanol di Gempolkrep. Pabrik ini akan menyuplai kebutuhan untuk pencampuran bahan dasar makanan-minuman, farmasi dan bensin.

"Baru mulai PG Gempolkrep dan etanol, baru kick off meeting dengan nilai investasi Rp 850 miliar," jelas Executive Vice President PTPN III Aris Toharisman, Rabu (29/8).

Adapun total investasi yang dikeluarkan untuk pembangunan di Gempolkrep dibagi untuk pabrik bioetaniol Rp 125 miliar, dan sisanya untuk pembangunan pabrik gula baru di lokasi sama.

Pabrik bioetanol di Gempolkrep menurut Aris akan memiliki kapasitas olah 120 kilo liter per day dan kualitas industrial.

Saat ini, bioetanol yang diproduksi PTPN sudah digunakan untuk campuran biofuel bensin dan mayoritas diajukan untuk ekspor ke Filipina dan Singapura. Hanya sedikit porsi yang digunakan dalam negeri.

Adapun total pabrik bioetanol yang dimiliki PTPN adalah dua, yakni yang di Mojokerto dan Gempolkrep yang akan direvitalisasi ini.

"Di pabrik kita di Mojokerto itu sudah ada kualitas biofuel, fuel grade etanol, itu bisa diblended jadi bahan bakar," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×