kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

PTPP Kantongi Kontrak Baru Senilai Rp 29,31 Triliun Hingga Oktober 2023


Senin, 20 November 2023 / 10:18 WIB
PTPP Kantongi Kontrak Baru Senilai Rp 29,31 Triliun Hingga Oktober 2023
ILUSTRASI. Kontrak baru PTPP naik 34% menjadi Rp 29,3 triliun hingga Oktober 2023


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Tbk (PTPP) sebagai salah satu perusahaan BUMN konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia hingga 31 Oktober 2023 telah mencatatkan kontrak baru senilai Rp 29,31 triliun.

Capaian tersebut meningkat 34,31% secara year on year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu senilai Rp 21,82 triliun.

Kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek dengan sumber dana pemerintah sebesar 42,47%, swasta sebesar 40,37%, dan BUMN sebesar 17,16%. Adapun perolehan kontrak baru tertinggi berasal dari sektor jalan dan jembatan sebesar 37,70%, gedung sebesar 26,68%.

Disusul, bendungan sebesar 9,00%, bandara sebesar 7,00%, perkeretaapian sebesar 6,72%, industri sebesar 4,84%, minyak dan gas sebesar 4,46%, power plant sebesar 2,58%, serta pelabuhan sebesar 1,02%.

Capaian proyek baru yang berhasil diraih PTPP pada Oktober 2023 antara lain Proyek Pembangunan Bandar Udara IKN (Sisi Landasan Udara) senilai Rp 2,28 triliun, Pembangunan Gedung BNI di Kawasan PIK 2 senilai Rp 1,29 triliun, Jalan Tol Akses Patimban Paket 1 senilai Rp 1,01 miliar, dan Pembangunan Komplek Perkantoran Bank Indonesia IKN Tahap 1 senilai Rp 942 miliar.

Baca Juga: Labanya Naik 69,9% hingga Kuartal III, Saham PTPP Layak Dibeli?

Sekretaris Perusahaan PTPP Bakhtiyar Efendi menyebut, pertumbuhan nilai kontrak yang dimiliki PTPP tersebut menandakan bahwa perusahaan selama ini terus dipercaya oleh berbagai pihak dalam mengerjakan proyek-proyek di skala nasional maupun internasional.

PTPP berkomitmen tinggi untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur, terutama Proyek Strategis Nasional (PSN) yang saat ini digalakkan oleh pemerintah. Sampai dengan saat ini, PTPP mengerjakan 30 PSN dengan 10 di antaranya telah diselesaikan.

Komposisi PSN tersebut terdiri dari sektor Jalan Tol sebesar 56,25%, Bendungan sebesar 18,02%, EPC sebesar 14,02%, Pelabuhan dan Dermaga sebesar 9,15%, Bandara sebesar 1,82%, dan sektor Industri sebesar 0,75%.

Bakhtiyar menjelaskan bahwa sebagian besar proyek yang dikerjakan oleh PTPP selesai atau memiliki progres lebih cepat dibanding yang sudah ditentukan sebelumnya.

“PTPP tetap berkomitmen untuk dapat menyelesaikan proyek tepat waktu dan kami terus memonitor proyek-proyek sehingga hal ini dapat mendukung program strategis pemerintah dalam meningkatkan daya saing," ujar dia dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/11).

 

Dari berbagai pengalaman proyek-proyek sebelumnya, PTPP optimistis dan akan terus meningkatkan kinerja serta kompetensi sehingga proyek-proyek yang telah selesai dan sedang digarap memiliki kualitas dan mutu sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×