kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.542   159,00   0,97%
  • IDX 7.855   -96,80   -1,22%
  • KOMPAS100 1.093   -13,18   -1,19%
  • LQ45 801   -10,71   -1,32%
  • ISSI 265   -2,84   -1,06%
  • IDX30 415   -6,03   -1,43%
  • IDXHIDIV20 482   -6,17   -1,26%
  • IDX80 121   -1,71   -1,40%
  • IDXV30 130   -1,98   -1,50%
  • IDXQ30 134   -1,92   -1,41%

Punya Peran Krusial, Pelaku Usaha Minta Pemerintah Lirik Hilirisasi Tembaga


Minggu, 17 September 2023 / 17:33 WIB
Punya Peran Krusial, Pelaku Usaha Minta Pemerintah Lirik Hilirisasi Tembaga
ILUSTRASI. Pertambangan tembaga Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Batu Hijau, Sumbawa Barat, NTB.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

Dengan investasi yang tidak sedikit, maka perlu ada kepastian produksi tembaga dapat diserap sepenuhnya.

"Dengan kebijakan hilirisasi yang ada dan melihat dari kebutuhan dalam negeri yang belum sebesar produksi dari para perusahaan ini maka perlu dipertimbangkan Domestic Market Obligation (DMO)," ucap Harry dalam kesempatan yang sama.

Harry memberikan gambaran, PTFI sejauh ini telah menggelontorkan investasi mencapai US$ 20 miliar untuk pengembangan dan pengolahan tambang. Ke depannya, PTFI masih harus merogoh kocek hingga US$ 16 miliar untuk memastikan produksi tembaga berjalan hingga 2041 mendatang.

Dengan investasi yang besar tersebut, pihaknya berharap ada jaminan serapan produksi dari dalam negeri.

"Kalau direm berarti kan lost di hulunya. Sementara di hilirnya kebutuhannya sebetulnya baru 25%. Ini mungkin DMO bisa diterapkan," pungkas Harry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×