kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Ribuan kosmetika dan obat ilegal beredar di Kalsel


Rabu, 05 Desember 2012 / 11:25 WIB
ILUSTRASI. Kontaminan vaksin Covid-19 Moderna di Jepang dipastikan sebagai stainless steel.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kalimantan Selatan menemukan ribuan kosmetika tanpa mengantongi izin beredar di Kalimantan Selatan. Selain itu, BPOM juga menemukan obat-obatan tradisional yang mengandung bahan kimia terlarang.

Barang-barang tersebut ditemukan dalam razia bersama pihak kepolisian yang dilakukan dua hari lalu, di Banjarmasin dan sekitarnya. Dewi Prawitasari, Kepala BPOM Kalsel hari ini (5/12) menyebutkan, jumlah kosmetika tanpa izin edar itu mencapai 7.342 pieces.

Sedangkan obat keras dan obat tradisional yang menggunakan bahan kimia terlarang ditemukan sebanyak 10.089 pieces. Menurut Dewi, peredaran produk yang tak memiliki izin ataupun mengandung bahan berbahaya masih cukup banyak.

Bulan Juli lalu saja, misalnya, BPOM Kalsel memusnahkan tiga truk jajanan anak sekolah yang mengandung borax. Jajanan tersebut semuanya berasal dari luar Kalsel.

Pada kesempatan yang sama, Dewi juga menemukan adanya kandungan formalin pada ikan laut yang beredar di Banjarmasin. (Marcus Supriadi/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×