kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

RIM menunggu putusan pemerintah soal Blackberry


Senin, 17 Januari 2011 / 12:22 WIB


Reporter: Sofyan Nur Hidayat | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Research in Motion (RIM) memilih menunggu keputusan pemerintah terkait penyediaan filtering konten pornografi pada layanan Blackberry. Langkah itu diambil setelah RIM mengajukan beberapa solusi kepada pemerintah terkait keberadaan saringan untuk konten dewasa itu.

Managing Director RIM wilayah Asia Pasifik, Gregory Wade mengatakan, kalau perusahaanya sudah mengerti dan memahami adanya filter pornografi tersebut. "Kami berkomitmen menyajikan solusi sesuai permintaan pemerintah Indonesia," ungkap Wade dalam jumpa pers yang digelar usai pertemuan dengan Kominfo, Senin (17/1).

Sayangnya, Wade enggan menyebutkan solusi yang akan ditawarkan dari hasil pertemuan tersebut. Menurutnya, secara resmi Kominfo akan mengumumkannya pukul 14.00 nanti. Namun yang jelas, Wade mengatakan solusi yang ditempuh akan dibicarakan dengan 6 operator telekomunikasi yang berhubungan dengan RIM di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Humas Kominfo Gatot S Dewa Broto mengatakan RIM sangat kooperatif menanggapi permintaan dari pemerintah. Mereka juga mengajukan beberapa solusi terhadap permintaan pemerintah. "Tapi pemerintah akan mengevaluasi apakah solusi yang ditawarkan sudah sesuai request atau belum," ungkap Gatot.

Pernyataan sikap pemerintah akan disampaikan oleh Menkominfo Tifatul Sembiring kepada Komisi I DPR RI siang nanti. Yang jelas, Gatot mengatakan pemerintah tidak akan menegosiasikan permasalahan filtering pornografi. Namun pembahasan teknis mengenai hal itu akan dilakukan dalam pertemuan berikutnya dengan tim teknis. Pihak RIM sendiri berjanji akan menunjukan komitmennya dalam waktu 100 jam dari pertemuan tadi atau hingga tanggal 21 Januari 2011.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×