kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Ritel Nasional Kian Strategis, IRSE 2025 Soroti Transformasi dan Sinergi Industri


Jumat, 29 Agustus 2025 / 20:48 WIB
Ritel Nasional Kian Strategis, IRSE 2025 Soroti Transformasi dan Sinergi Industri
ILUSTRASI. Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2025 resmi dibuka hari ini di Swissotel Jakarta PIK Avenue, menghadirkan lebih dari 70 exhibitor dan puluhan pembicara dari kalangan pelaku usaha, regulator, hingga pakar industri.


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2025 resmi dibuka hari ini di Swissotel Jakarta PIK Avenue, menghadirkan lebih dari 70 exhibitor dan puluhan pembicara dari kalangan pelaku usaha, regulator, hingga pakar industri. 

Perhelatan ini menegaskan peran sektor ritel sebagai salah satu penopang utama perekonomian nasional, sekaligus momentum untuk merumuskan arah transformasi industri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut sektor konsumsi menyumbang 54,25% terhadap perekonomian Indonesia dengan pertumbuhan 4,8%. Dari total tersebut, sekitar 30% diwakili oleh pelaku ritel. 

“Angka ini membuktikan ritel menjadi penopang utama sekaligus bukti resiliensi ekonomi nasional,” ujar Airlangga, seraya menekankan pentingnya penguatan keterkaitan ritel dengan UMKM.

Baca Juga: Andalan Perekonomian Nasional, Airlangga Tekankan Peran Strategis Sektor Retail& UMKM

Sementara itu, Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah menambahkan, modernisasi ritel di Indonesia baru mencapai sekitar 25%. Angka ini menandakan masih terbuka peluang pertumbuhan signifikan, sekaligus ruang bagi UMKM untuk naik kelas. 

"Ritel modern bukan ancaman, melainkan peluang. Melalui jaringan ritel modern, UMKM bisa mengembangkan bisnis yang lebih tertata dan profesional,” katanya.

Mengusung tema “Collaboration: Powering Retail’s Next Big Thing”, IRSE 2025 menitikberatkan pada empat isu utama: transformasi digital layanan dan operasional, inovasi rantai pasok dan e-commerce, peningkatan pengalaman pelanggan, serta sinergi kebijakan pemerintah dengan pelaku usaha.

Baca Juga: Mendag Luncurkan UKM Pangan Award Goes to Modern Retail untuk Perkuat Pasar Domestik

Menurut Ketua Panitia IRSE 2025 Haryanto Pratantara, agenda ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi wadah konkret bagi pemangku kepentingan untuk menyelaraskan strategi menghadapi perubahan lanskap industri ritel. 

"Kita ingin memastikan niat baik dalam kebijakan dapat terimplementasi di lapangan melalui sinergi nyata,” ujarnya.

Gelaran ini juga menjadi puncak dari rangkaian Hari Ritel Modern Indonesia (Harmoni) 2025, yang menyoroti kontribusi ritel modern dalam memperkuat belanja produk lokal, meningkatkan peran UMKM, hingga membangun ekosistem ritel inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Omzet Sampoerna Retail Community (SRC) Tembus Rp 236 Triliun per Tahun

Selanjutnya: BRI Life Perluas Inklusi Keuangan Lewat Transformasi Digital

Menarik Dibaca: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/8), Waspada Hujan Lebat di Provinsi Berikut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×