Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli
Dengan berbagai perbaikan kinerja dan proyeksi ekspansi inii, Edy mengklaim bahwa Indonesia sudah bisa mencapai swasembada keramik.
"Multiplier effect dari kebijakan sudah mengalir. Kami berani menyampaikan sudah swasembada keramik. Tanpa impor, kami sudah bisa memenuhi permintaan keramik dalam negeri," sebut Edy.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa industri keramik bersifat siklikal.
Kinerjanya akan sangat dipengaruhi oleh dinamika pertumbuhan makro ekonomi, terutama dari sisi aktivitas pembangunan di sektor properti dan konstruksi.
Baca Juga: Produksi Keramik Naik 16% Jadi 392,7 Juta M² per Oktober 2025
Pemerintah telah memberikan sejumlah dukungan kebijakan untuk meningkatkan daya saing industri keramik nasional. Mulai dari SNI, anti-dumping, safeguard, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), standar industri hijau, hingga Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT).
Berdasarkan data Kemenperin, saat ini Indonesia memiliki 36 perusahaan keramik dengan total kapasitas terpasang sebesar 650 juta meter². Indonesia merupakan negara produsen keramik terbesar kelima di dunia. Adapun, empat produsen keramik terbesar adalah China, India, Brazil dan Vietnam.
Agus meyakini industri keramik nasional bakal terus mencetak pertumbuhan dengan dorongan dari kebijakan dan program pemerintah, serta permintaan dari sektor swasta maupun masyarakat.
Saat ini, rata-rata konsumsi keramik di Indonesia baru sekitar 2,5 meter² per kapita.
Masih jauh di bawah rata-rata regional Asia Tenggara dengan konsumsi keramik 3 - 3,5 meter² per kapita, maupun negara produsen utama seperti China yang mencapai 4 meter²per kapita.
Baca Juga: Industri Keramik Kian Menguat, Pameran KERAMIKA Indonesia Siap Digelar Tahun Depan
Menurut Agus, data ini menunjukkan bahwa potensi pasar domestik masih sangat besar untuk dapat dikembangkan, sekaligus menjadi peluang ekspansi bagi industri keramik.
"Kami juga optimis bahwa dengan kinerja yang terus meningkat dengan baik, misi kita untuk menjadikan sektor keramik naik tingkat ke posisi keempat dunia bisa segera tercapai," ungkap Agus.
Selanjutnya: Impack Pratama Industri (IMPC) Akan Buyback Saham Rp 500 Miliar
Menarik Dibaca: Eastspring Indonesia dan Maybank Luncurkan Reksadana Campuran Offshore
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
- Edy Suyanto
- Kemenperin
- Asaki
- industri keramik
- program 3 juta rumah
- Kebijakan Safeguard
- SNI Wajib Keramik
- OEM Keramik
- Utilisasi Produksi Keramik
- Investasi Keramik
- roadmap keramik
- kapasitas produksi keramik
- swasembada keramik
- ekspansi industri keramik
- Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
- kebijakan anti-dumping
- konsumsi keramik per kapita
- pasar domestik keramik
- pertumbuhan industri keramik












