kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

Roadmap Asaki: Industri Keramik Ekspansi, Kapasitas Produksi Tembus 700 Juta Meter²


Selasa, 03 Februari 2026 / 17:45 WIB
Diperbarui Selasa, 03 Februari 2026 / 17:50 WIB
Roadmap Asaki: Industri Keramik Ekspansi, Kapasitas Produksi Tembus 700 Juta Meter²
ILUSTRASI. Utilisasi Industri Keramik Meningkat di Tahun Ini (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli

Dengan berbagai perbaikan kinerja dan proyeksi ekspansi inii, Edy mengklaim bahwa Indonesia sudah bisa mencapai swasembada keramik.

"Multiplier effect dari kebijakan sudah mengalir. Kami berani menyampaikan sudah swasembada keramik. Tanpa impor, kami sudah bisa memenuhi permintaan keramik dalam negeri," sebut Edy.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa industri keramik bersifat siklikal.

Kinerjanya akan sangat dipengaruhi oleh dinamika pertumbuhan makro ekonomi, terutama dari sisi aktivitas pembangunan di sektor properti dan konstruksi.

Baca Juga: Produksi Keramik Naik 16% Jadi 392,7 Juta M² per Oktober 2025

Pemerintah telah memberikan sejumlah dukungan kebijakan untuk meningkatkan daya saing industri keramik nasional. Mulai dari SNI, anti-dumping, safeguard, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), standar industri hijau, hingga Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT).

Berdasarkan data Kemenperin, saat ini Indonesia memiliki 36 perusahaan keramik dengan total kapasitas terpasang sebesar 650 juta meter². Indonesia merupakan negara produsen keramik terbesar kelima di dunia. Adapun, empat produsen keramik terbesar adalah China, India, Brazil dan Vietnam.

Agus meyakini industri keramik nasional bakal terus mencetak pertumbuhan dengan dorongan dari kebijakan dan program pemerintah, serta permintaan dari sektor swasta maupun masyarakat.

Saat ini, rata-rata konsumsi keramik di Indonesia baru sekitar 2,5 meter² per kapita.

Masih jauh di bawah rata-rata regional Asia Tenggara dengan konsumsi keramik 3 - 3,5 meter² per kapita, maupun negara produsen utama seperti China yang mencapai 4 meter²per kapita.

Baca Juga: Industri Keramik Kian Menguat, Pameran KERAMIKA Indonesia Siap Digelar Tahun Depan

Menurut Agus, data ini menunjukkan bahwa potensi pasar domestik masih sangat besar untuk dapat dikembangkan, sekaligus menjadi peluang ekspansi bagi industri keramik.

"Kami juga optimis bahwa dengan kinerja yang terus meningkat dengan baik, misi kita untuk menjadikan sektor keramik naik tingkat ke posisi keempat dunia bisa segera tercapai," ungkap Agus.

Selanjutnya: Impack Pratama Industri (IMPC) Akan Buyback Saham Rp 500 Miliar

Menarik Dibaca: Eastspring Indonesia dan Maybank Luncurkan Reksadana Campuran Offshore

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×