kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Samsung pasang target penjualan tumbuh 15% di 2017


Jumat, 23 Desember 2016 / 08:58 WIB
Samsung pasang target penjualan tumbuh 15% di 2017


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Produsen ponsel PT Samsung Electronics Indonesia memandang positif kondisi pasar tahun depan sehingga perusahaan memutuskan untuk mengembangkan bisnisnya dengan cara ekspansi pabrik Samsung di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

"Kami tetap ekspansi. Kami akan menambah investasi mesin dan lainnya untuk pabrik di Cikarang," ujar Lee Kang Hyun, Vice President Director PT Samsung Electronics Indonesia kepada KONTAN, Senin (19/12).

Sayangnya, Lee belum bisa mengungkapkan berapa anggaran Samsung untuk ekspansi. "Tidak boleh jawab angkanya," ujar Lee.

Tidak hanya itu, tahun depan Samsung yakin bisa meraih penjualan yang lebih tinggi dengan keadaan ekonomi Indonesia yang tumbuh lebih baik daripada kondisi dunia.

Adapun berdasarkan laporan International Data Corporation (IDC), hingga kuartal III-2016 lalu Samsung menguasai 32,2% pangsa pasar. "Samsung tetap optimistis dan set up target sales 15% lebih tinggi daripada tahun ini," ujar Lee.

Lee mengatakan, beberapa tahun terakhir sebenarnya pasar elektronik di Indonesia sedang tidak begitu baik namun keyakinannya semakin tinggi karena situasi ekonomi yang belakangan membaik.

"Dari dua tahun lalu industri elektronik Indonesia turun jauh tapi karena kesuksesan tax amnesty dan pertumbuhan infrastruktur, pasti pasar lokal mulai bangkit," ujar Lee.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×