Reporter: Zendy Pradana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pendaftar jemaah umrah tahun 2026 diprediksi akan mengalami penurunan. Bahkan prediksinya, pendaftar jemaah umrah mengalami penurunan hingga 35% untuk tahun ini.
Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi), Syam Resfiadi mengungkap sejumlah strategi yang mesti dilakukan para pemilik travel umrah dan haji untuk tetap mempertahankan minat pendaftar jemaah umrah tahun ini.
"Ya strateginya adalah kita lagi membaca apakah vendor-vendor kita atau stakeholder kita yang ada di Arab Saudi memahami bahwa di Indonesia sedang ada penurunan kurs mata uang rupiah sehingga mempengaruhi daya beli masyarakat untuk mata uang asing," ujar Syam Resfiadi saat dikonfirmasi Kontan, Senin (1/6/2026).
Baca Juga: SAI Minta Pemerintah Negosiasi dengan Arab Saudi Soal Biaya Tinggal Jamaah Umrah
Syam menjelaskan bahwa saat ini para pemilik travel umrah dan haji sedang dalam kondisi dilema.
"Yang pasti ya kita harus menurunkan harga, tapi diturunkan harga, sementara harga-harga pada naik, itu juga jadi dilema kepada kita," kata Syam.
Syam menjelaskan bahwa prediksi penurunan pendaftar jemaah umrah tahun ini sekitar 25-35% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Perkiraan musim (Umrah) 1448 H akan menurun seiring pelemahan rupiah," ucap dia.
Baca Juga: AMPHURI: Penundaan Umrah dan Pembatalan Penerbangan Rugikan Travel
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













