kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sarinah Berencana Jajaki Ekspansi ke Luar Negeri


Kamis, 02 Juni 2022 / 16:23 WIB
ILUSTRASI. Sarinah


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

Untuk mengakselerasi rencana transformasi dan target mendulang untung di masa yang akan datang, Sarinah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memantapkan bisnis perdagangannya.

Terbaru, Sarinah ikut andil dalam proyek NSLIC/NSELRED atau National Support for Local Investment Climates (NSLIC) / National Support for Enhancing Local and Regional Economic Development (NSELRED) merupakan program kerja sama antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC).

Tujuan proyek ini ialah meningkatkan iklim investasi serta ekonomi lokal dan daerah di beberapa kabupaten/kota terpilih di Provinsi Sulawesi Tenggara dan Provinsi Gorontalo.

Proyek NSLIC/NSELRED memiliki visi membina UKM dan produk-produk unggulan yang unik dari berbagai daerah di Indonesia sehingga dapat membawa dan memperkaya pengembaraan rempah-rempah Sulawesi ke dunia luar. Saat ini, proyek ini telah mendampingi kelompok tani dari Pulau Siau, Minahasa Utara, Minahasa, Minahasa Selatan, Bone, Bulukumba, Sinjai, Enrekang, Luwu, dan Luwu Timur untuk menyiapkan informasi, data dan spesifikasi terkait rempah-rempah dan menerbitkan sebuah katalog yang menampilkan produk rempah-rempah mereka untuk memudahkan proses temu bisnis dan penjualan.

Baca Juga: Hari Ini Mal Sarinah Jakarta Dibuka Kembali, Siapa Penasaran?

Adapun Sarinah yang memiliki sumber daya, manajemen, jaringan, serta sebagai BUMN terdepan di bidang ritel bersama INJOURNEY diharapkan dapat memengaruhi pembuat kebijakan untuk mengkurasi dan memasarkan rempah-rempah Indonesia ke dunia.

Fetty mengatakan, kolaborasi dengan banyak institusi akan memperlancar jalur menuju perdagangan rempah-rempah global.

“Pengaturan fasilitasi perdagangan dan bisnis kami yang baru dan inovatif sebagian besar dirancang untuk mengekspor brand domestik yang dikurasi tinggi termasuk rempah-rempah, herbal, dan produk kesehatan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×