kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Sarinah kantongi izin impor beras ketan sebesar 50.000 ton


Minggu, 25 Maret 2018 / 13:12 WIB
ILUSTRASI. Gerai Sarinah


Reporter: | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarinah (Persero) mendapatkan izin impor beras ketan sebesar 50.000 ton. Nantinya, beras ketan yang diimpor dari Vietnam dan Thailand tersebut akan didistribusikan pada hotel, restoran, dan katering yang sudah bekerja sama dengan perusahaan.

Sebelum keluar izin impor beras ketan dari Kementerian Perdagangan (Kemdag) pada tahun 2018, Sarinah telah melakukan impor pada tahun sebelumnya. Impor tersebut untuk memenuhi kebutuhan industri makanan dan minuman.

"Impor beras ketan bukan yang pertama dan sudah pernah sebelumnya," ujar Direktur Utama Sarinah Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa kepada Kontan.co.id, Minggu (25/3).

Menanggapi perdebatan mengenai impor beras ketan, Putu Sugiarta meyakinkan impor beras ketan tidak menyalahi aturan. "Pengajuan impor sudah sesuai prosedur dan sudah mendapatkan izin dari Kementerian Perdagangan (Kemdag)," terang Putu Sugiarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×