kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Sejumlah perusahaan bakal pangkas produksi batubara, ADRO dan BUMI masih kejar target


Kamis, 02 Juli 2020 / 12:11 WIB
Sejumlah perusahaan bakal pangkas produksi batubara, ADRO dan BUMI masih kejar target
ILUSTRASI. Alat berat atau dump truck pama persada mengeruk dan membawa batubara di pertambangan PT Adaro Indonesia ditambang Tutupan Tabalong Kalimantan Selatan (19/6). Kapasitas pruduksi Adaro di tiga tambang Tutupan,Paringin,dan Wara sebesar 38.000.000 hingga akh


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tendi Mahadi

Seperti diketahui, BUMI membawahi PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal (KPC), yang menjadi produsen batubara terbesar di Indonesia.

Pada tahun ini, KPC kapasitas produksi KPC berada di level 60 juta - 65 juta ton. Sedangkan Arutmin Indonesia sebanyak 28 juta - 30 juta ton.

Baca Juga: Duh, pengadaan batubara PLN 10 tahun terakhir diduga kemahalan Rp 100 triliun

Dileep mengklaim, meski pada pandemi covid-19, tapi hingga saat ini kinerja produksi dan penjualan batubara BUMI masih terjaga sesuai rencana.

"Produksi dan penjualan kami berada di jalur yang normal saat ini, terlepas dari tantangan sekarang," pungkas Dileep.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×