Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) untuk menjaga keberlanjutan bisnis di tengah tantangan industri semen.
Upaya ini berjalan seiring dengan peningkatan volume penjualan dan pendapatan perseroan pada semester I-2026.
Corporate Secretary Semen Indonesia, Vita Mahreyni mengatakan, penerapan GCG menjadi bagian integral dari operasional dan proses bisnis perusahaan.
Baca Juga: Kinerja Mulai Pulih, Semen Indonesia (SMGR) Perkuat Strategi Efisiensi Produksi
SIG menjalankan lima prinsip GCG, yakni transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi, dan kewajaran.
Dari sisi kinerja, SIG mencatatkan volume penjualan total 18,28 juta ton pada semester I-2026, tumbuh 5,6% secara tahunan (yoy). Pendapatan perseroan juga meningkat 13,1% yoy menjadi Rp 17,65 triliun.
Sementara itu, laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 471% yoy menjadi Rp 228 miliar.
“Praktik GCG menjadi landasan SIG dalam menjaga kinerja dan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan,” ujar Vita dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).
Untuk memastikan penerapan tata kelola berjalan efektif, SIG melakukan penilaian dan evaluasi terhadap pemenuhan kriteria GCG.
Evaluasi tersebut mengacu pada ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta ketentuan terkait lainnya.
Baca Juga: Kembali Pasarkan Merek Semen Kujang di Jabar, Ini Alasan Semen Indonesia (SMGR)
Penerapan tata kelola tersebut turut mengantarkan SIG meraih penghargaan kategori Best Responsibility of the Board dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
Penghargaan ini diberikan atas konsistensi perseroan dalam menerapkan prinsip GCG di setiap tahapan operasional.
SIG berharap tata kelola yang kuat dapat meningkatkan kepercayaan investor sekaligus mendukung iklim investasi yang kondusif.
Bagi perseroan, hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan bisnis dan menopang pertumbuhan jangka panjang di tengah dinamika industri semen.
Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/10/28/173152026/tata-kelola-yang-baik-dongkrak-laba-bersih-semen-indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













