kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.985   12,00   0,07%
  • IDX 9.041   -94,07   -1,03%
  • KOMPAS100 1.243   -12,08   -0,96%
  • LQ45 876   -8,00   -0,90%
  • ISSI 331   -3,17   -0,95%
  • IDX30 447   -6,79   -1,49%
  • IDXHIDIV20 522   -15,92   -2,96%
  • IDX80 138   -1,28   -0,91%
  • IDXV30 144   -5,02   -3,37%
  • IDXQ30 143   -2,78   -1,91%

Semester I 2011, pasokan kondotel di Bali naik hingga 31%


Rabu, 20 Juli 2011 / 16:11 WIB
Semester I 2011, pasokan kondotel di Bali naik hingga 31%
ILUSTRASI. Warga menggunakan payung saat hujan mengguyur Stasiun MRT Dukuh Atas BNI, Jakarta, Kamis (13/8/2020). Cuaca besok di Jabodetabek hujan ringan hingga lebat, menurut ramalan BMKG.


Reporter: Maria Rosita |

JAKARTA. Lembaga riset properti PT Wilson Management Services (Knight Frank) melansir terjadi kenaikan pasokan kondominium hotel di Bali sebesar 31% pada semester pertama tahun ini dibanding periode sama di tahun lalu. Jika saat ini suplai mencapai 2.713 unit, semester I tahun lalu sebanyak 2.077.

Fakky Ismail Hidayat, Senior Associate Director Advisory & Investment Knight Frank, bilang lonjakan suplai dilatari keyakinan pengembang kondotel bahwa Pulau Dewata masih menjadi destinasi wisatawan asing dan lokal. "Sekitar 68,4% ada di Kuta, tertinggi," jelas Fakky, Rabu (20/7). Di belakang Kuta menyusul Nusa Dua dan Uluwatu.

Alasan lain menurut Fakky, permintaan kondotel di Bali makin terlihat. Apalagi, lanjut dia, pengembang dan pembeli, diimingi keuntungan lebih besar. Menurut dia, yield di kawasan ini bisa mencapai 6%-7%. "Kondotel marak belakangan karena pasarnya memang ada dan menjadi tren. Sekitar 70% pembeli dari lokal," ungkap dia kepada KONTAN.

Catatan saja, sampai akhir tahun 2010 suplai kondotel mencapai 2.130 unit. Knight Frank mencatat sekitar 1.755 proyek sudah menanti di semester II ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×