kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Semester I 2011, pasokan kondotel di Bali naik hingga 31%


Rabu, 20 Juli 2011 / 16:11 WIB
ILUSTRASI. Warga menggunakan payung saat hujan mengguyur Stasiun MRT Dukuh Atas BNI, Jakarta, Kamis (13/8/2020). Cuaca besok di Jabodetabek hujan ringan hingga lebat, menurut ramalan BMKG.


Reporter: Maria Rosita |

JAKARTA. Lembaga riset properti PT Wilson Management Services (Knight Frank) melansir terjadi kenaikan pasokan kondominium hotel di Bali sebesar 31% pada semester pertama tahun ini dibanding periode sama di tahun lalu. Jika saat ini suplai mencapai 2.713 unit, semester I tahun lalu sebanyak 2.077.

Fakky Ismail Hidayat, Senior Associate Director Advisory & Investment Knight Frank, bilang lonjakan suplai dilatari keyakinan pengembang kondotel bahwa Pulau Dewata masih menjadi destinasi wisatawan asing dan lokal. "Sekitar 68,4% ada di Kuta, tertinggi," jelas Fakky, Rabu (20/7). Di belakang Kuta menyusul Nusa Dua dan Uluwatu.

Alasan lain menurut Fakky, permintaan kondotel di Bali makin terlihat. Apalagi, lanjut dia, pengembang dan pembeli, diimingi keuntungan lebih besar. Menurut dia, yield di kawasan ini bisa mencapai 6%-7%. "Kondotel marak belakangan karena pasarnya memang ada dan menjadi tren. Sekitar 70% pembeli dari lokal," ungkap dia kepada KONTAN.

Catatan saja, sampai akhir tahun 2010 suplai kondotel mencapai 2.130 unit. Knight Frank mencatat sekitar 1.755 proyek sudah menanti di semester II ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×