kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45921,46   1,15   0.12%
  • EMAS1.343.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Smart Aviation Bakal Tambah 4 Armada Pesawat untuk Tunjang Kinerja


Kamis, 22 Februari 2024 / 11:52 WIB
Smart Aviation Bakal Tambah 4 Armada Pesawat untuk Tunjang Kinerja
ILUSTRASI. Executive Business Development Smart Aviation, Hastera Nagara (kiri) bersama General Manager Smart Aviation, Sonia Nasution.


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Smart Cakrawala Aviation (Smart Aviation), perusahaan jasa angkutan udara niaga tidak berjadwal akan menambah empat armada pesawat mereka guna meningkatkan kinerja perusahaan. 

Hastera Nagara selaku Executive Business Development Smart Aviation mengatakan, perseroan akan melakukan pengadaan tiga unit pesawat Cessna 208 Caravan dan satu unit pesawat Cessna 408 Sky Courier.

Baca Juga: Simak, Begini Aturan Bawa Koper Pintar Ke Dalam Pesawat

“Untuk tahun ini kita akan mengadakan tiga unit Cessna Caravan, karena yang satu unit Sky Courier, datangnya di 2027. Tapi secara agreement-nya sudah kita tanda tangani dan kita sudah melakukan DP (down payment), jadi sekarang posisinya pesawatnya sedang dirakit,” kata Hastera saat ditemui Kontan dalam acara Intimate Luncheon Smart Aviation with Media, Selasa (20/02)

Nantinya dengan penambahan empat pesawat baru ini maka secara keseluruhan Smart Aviation akan memiliki 24 pesawat. 

Hastera juga mengatakan untuk harga Cessna 208 Caravan yaitu US$3,350 juta (setara Rp 52,437 miliar, kurs 1 US$ = Rp 15.567) sedangkan harga Cessna 408 Sky Courier adalah US$9,8 juta (setara Rp 153,44 miliar,  kurs 1 USD = Rp 15.567). 

“Hingga saat ini kita mampu membeli pesawat semua dengan sistem cash,” ungkap Hastera.

Kemudian terkait market, ia menambahkan hingga saat ini pangsa pasar perusahaan masih merata mulai dari permintaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau yang berasal dari non-TMC.

Baca Juga: Menhub Hadiri Pertemuan Pemimpin Transportasi se-ASEAN di Laos

“Sampai sekarang masih 50:50 (pendapatan) karena yang kita kerjakan TMC dengan yang kita kerjakan secara reguler di Papua maupun di Kalimantan. Karena TMC sendiri sifatnya masih base on penunjukan langsung, jadi kita menunggu instruksi langsung dari BMKG dan BNPB, sedangkan kalau untuk yang reguler kita sehari-hari di Papua dan Kalimantan selalu ada daily,” jelasnya. 

Sebagai tambahan informasi, Smart Aviation memiliki beberapa jenis servis yang ditawarkan. Pertama adalah Exclusive Airplane Rent. Yaitu penyewaan eksklusif penerbangan pribadi bersama Smart Aviation sesuai kebutuhan konsumen. 

Kedua adalah layanan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk rekayasa cuaca di Indonesia.

Ketiga, layanan Air Survei, yaitu penerbangan survei udara untuk membuat peta wilayah, kontur area, aliran air dan juga patroli udara bekerja sama dengan anak perusahaan mereka, PT Smart Citra Aeromapping.Serta Amo Smart Aviation atau Private Airport dan Hangar Facilities untuk perawatan dan perbaikan pesawat dan helikopter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×