kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Soal Tucuxi, Dahlan membantah disebut mencuri


Selasa, 08 Januari 2013 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Kontan - Kominfo Kilas Kementerian Online


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan menolak jika dirinya disebut mencuri teknologi mobil listrik. Dia malah heran, teknologi apa yang bisa Ia curi dari mobil listrik Tucuxi bikinan Danet Suryatama tersebut.

"Dia (Danet) menuduh saya mencuri teknologi? Teknologi apa yang dicuri? Teknologi mobil listrik itu tidak menggunakan gearbox," ujar Dahlan saat jumpa pers soal kecelakaan yang dialaminya di Taman Ismail Marzuki, Selasa (8/1).

Dahlan mengatakan, dirinya melakukan pembongkaran mobil itu dengan alasan untuk mereparasi mobil listrik itu. "Ini hanya reparasi. Seperti misalkan Anda ingin membetulkan gas motor ke bengkel, apa perlu izin ke Toyota atau Honda," kata Dahlan.

Sebelumnya, Danet merasa dirugikan oleh sikap Dahlan Iskan. Dahlan dianggap telah membongkar mesin mobil tanpa sepengetahuan dirinya. Kejadiannya, salah satu anak buah Dahlan yang berinisial RE diduga telah membongkar mesin mobil listrik model Tucuxi itu tanpa sepengetahuan Danet.

Padahal, untuk bisa membongkar mobil itu, Danet menilai, Dahlan harus memperoleh izin dari penciptanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×