kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sriwijaya Berencana Buka Rute Surabaya-Johor Baru Akhir Maret


Kamis, 25 Februari 2010 / 17:04 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati | Editor: Test Test


JAKARTA. Maskapai penerbangan Sriwijaya Air terus mengembangkan sayap usahanya. Maskapai ini berencana membuka rute Surabaya-Johor Baru, Malaysia di penghujung Maret mendatang.

Menurut Manajer Humas Sriwijaya Ruth Hanna Simatupang, izin untuk rute baru tersebut sudah diterbitkan Kementerian Perhubungan. Saat ini, Sriwijaya tinggal menunggu datangnya pesawat yang sudah dipesan untuk melayani rute itu.

"Izin sudah tidak ada masalah, sehingga begitu pesawatnya datang kami bisa langsung layani Surabaya-Johor Baru akhir Maret,” ujar Hanna, Kamis (25/2).

Direktur Niaga Sriwijaya Toto Nursatyo menjelaskan, baru satu dari tiga pesawat Boeing 737-300 yang dipesan untuk membuka rute baru yang sudah datang. “Diperkirakan dua sisanya tiba di Bandara Soekarno-Hatta pertengahan Maret. Saat ini keduanya sedang dicat sesuai standar Sriwijaya Air,” ujarnya.

Selain digunakan untuk menerbangi rute Surabaya-Johor Baru, pesawat yang dipesan itu digunakan Sriwijaya untuk melayani rute
Jakarta-Balikpapan satu kali penerbangan setiap hari. Selain itu, Sriwijaya juga menggunakan pesawat itu seandainya perlu menambah rute Jakarta-Pontianak dan Jakarta-Yogyakarta.

Sementara, satu pesawat yang sudah tiba lebih dulu akan digunakan untuk mengembangkan bisnis Sriwijaya ke Indonesia Bagian Timur. Yaitu rute Jakarta-Ujung Sorong, Papua satu kali setiap hari mulai pertengahan Maret 2010.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×