kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Strategi Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) Kurangi Pemakaian Batubara


Minggu, 16 Januari 2022 / 14:58 WIB
Strategi Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) Kurangi Pemakaian Batubara
ILUSTRASI. Pekerja membongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (8/8). Strategi Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) Kurangi Pemakaian Batubara.


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Noverius Laoli

Peraturan pajak karbon tersebut tertuang pada Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), dengan besaran yang ditetapkan senilai Rp 30 per kg karbon dioksida ekuivalen (CO2e).

Asal tahu, per November 2021, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) catatkan pertumbuhan volume penjualan sebesar 3% - 4% lebih tinggi dibanding dari tahun sebelumnya. Volume penjualan semen INTP mencapai 15,5 juta ton, di mana hal tersebut diakui INTP sudah mencapai target penjualan pada tahun 2021.

Baca Juga: Penjualan Rumah dan Proyek Infrastruktur Akan Topang Sektor Semen

Adapun sepanjang sembilan bulan pertama 2021, INTP membukukan kenaikan pendapatan bersih 4,5% year on year (yoy) dari Rp 10,15 triliun menjadi Rp 10,61 triliun. Sementara volume penjualan INTP secara keseluruhan tumbuh sebesar 6,9%.

Terkait perencanaan bisnis untuk tahun 2022, Antonius memaparkan bahwa saat ini INTP masih dalam proses finalisasi angka. Jadi saat ini INTP belum dapat menginformasikan karena proses audit masih berjalan.

“Yang jelas, pencapaian tahun 2021 akan menjadi modal positif bagi INTP untuk perencanaan tahun 2022,” tutup Antonius.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×