kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Suplai Kopi Dunia Diperkirakan Mengkerut


Minggu, 18 April 2010 / 20:09 WIB


Reporter: Amailia Putri Hasniawati |

JAKARTA. Suplai kopi dunia pada musim panen 2009/2010 menyusut karena cuaca yang buruk membuat para petani sulit mendongkrak produksi kopinya. Padahal, tingkat konsumsi kopi dunia justru sedang merangsek naik.

Direktur Eksekutif International Coffee Organization (ICO) Nestor Osario dalam publikasi tertulis yang dirilis Maret 2010 menyebutkan, total produksi kopi dunia pada musim panen 2009-2010 diprediksikan mengkerut 4,8% dari 128 juta karung (1 karung = 60 kg) pada periode yang sama tahun sebelumnya menjadi sekitar 120-122 juta karung.

Menurut data ICO, produksi Guatemala pada musim panen 2009/2010 diramalkan akan turun 27,91% dibanding musim panen sebelumnya menjadi 1,1 juta karung, sedangkan Nicaragua diperkirakan susut 12% menjadi 1,48 juta karung.

Vietnam, yang merupakan negara produsen kopi terbesar di dunia setelah Brasil juga mengalami penurunan produksi sebesar 2,7% menjadi 18 juta karung. Di Tanzania, penurunan mencapai hampir separonya. Yaitu, dari 1,18 juta karung menjadi 667.000 karung. "Vietnam diterpa musim kering yang berkepangjangan akibat badai El Nino," kata Osario.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×