kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Survei Nielsen : Mentega dan Sirop paling banyak diburu saat Ramadan dan Lebaran


Selasa, 19 Juli 2011 / 20:08 WIB
ILUSTRASI. masker bedah


Reporter: Evilin Falanta |

JAKARTA. Lembaga penelitian Nielsen menyatakan tingkat belanja konsumen dari tahun ke tahun menjelang perayaan Ramadan dan Lebaran cenderung meningkat signifikan.

Barang-barang makanan yang paling banyak dikonsumsi adalah makanan ringan seperti biskuit, sirop dan minuman ringan. Sudah menjadi rahasia umum, jenis makanan ini lazim digunakan sebagai hantaran atau parcel perayaan kedua hari besar tersebut.

Nielsen memaparkan mentega dan sirop menjadi dua barang yang paling diburu dan mencatatkan kenaikan yang sangat signifikan. Pada 2009 penjualan mentega mencapai Rp 322 juta setahun kemudian penjualan tersebut meningkat 36% menjadi Rp 438 juta.

Sedangkan untuk penjualan sirop pada bulan puasa 2009 mencapai Rp 156 juta lalu meningkat 37% setahun kemudian menjadi Rp 214 juta.

“Tentu saja produsen akan mendulang pendapatan yang sangat tinggi pada bulan-bulan tersebut. Hal itu sudah menjadi tradisi di Indonesia,” kata Venu Madhav, Executive Director Client Leadership Nielsen, hari ini (19/7).

Nielsen juga menyatakan, penjualan yang naik signifikan juga terjadi di minuman jenis soft drink dan pakaian.

Pada kesempatan yang sama, Director Nielsen di bidang Fast Moving Consumer Good (FMCG) Service, Vidi Nur Ma'rufin mengatakan penjualan produk cepat habis seperti biskuit, mentega, sirop dan lain-lainnya akan mengalami peningkatan penjualan seperti bulan Ramadan sebelumnya.

"Ramadan tahun ini saya perkirakan kenaikan penjualan produk pangan. Bisa mencapai double digit dari Ramadan tahun-tahun sebelumnya," ujar Vidi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×