kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.902   32,00   0,18%
  • IDX 5.686   -135,24   -2,32%
  • KOMPAS100 734   -18,12   -2,41%
  • LQ45 560   -13,44   -2,35%
  • ISSI 197   -4,32   -2,15%
  • IDX30 318   -7,06   -2,17%
  • IDXHIDIV20 393   -8,51   -2,12%
  • IDX80 84   -2,00   -2,34%
  • IDXV30 107   -1,64   -1,52%
  • IDXQ30 103   -2,09   -1,99%

Susi: Harga pasar yang tinggi, tuna jadi primadona


Kamis, 20 November 2014 / 12:42 WIB
ILUSTRASI. Menurut Menteri PPN Bappenas Suharso Monoarfa, jumlah masyarakat Indonesia yang masuk kategori miskin ekstrem berpotensi melonjak.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

DENPASAR. Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pujiastuti menghadiri Bali Tuna Conference di Hotel Sheraton, Kuta, Badung, Kamis (20/11/2014). Dalam kesempatan tersebut, menteri yang dikenal berpenampilan nyentrik ini mengatakan permintaan dan harga pasar yang tinggi membuat ikan tuna menjadi primadona.

"Kita punya itu, tetapi juga menjadi tantangan bagi kita," terangnya.

Eksploitasi yang berlebihan akan berimbas bagi kelangsungan sumberdaya dan habitat tuna. "Dampak yang paling buruk lainnya ketika sumber daya tersebut adalah mata pencaharian masyarakat yang berkurang," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×