kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Susi: Harga pasar yang tinggi, tuna jadi primadona


Kamis, 20 November 2014 / 12:42 WIB
ILUSTRASI. Menurut Menteri PPN Bappenas Suharso Monoarfa, jumlah masyarakat Indonesia yang masuk kategori miskin ekstrem berpotensi melonjak.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

DENPASAR. Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pujiastuti menghadiri Bali Tuna Conference di Hotel Sheraton, Kuta, Badung, Kamis (20/11/2014). Dalam kesempatan tersebut, menteri yang dikenal berpenampilan nyentrik ini mengatakan permintaan dan harga pasar yang tinggi membuat ikan tuna menjadi primadona.

"Kita punya itu, tetapi juga menjadi tantangan bagi kita," terangnya.

Eksploitasi yang berlebihan akan berimbas bagi kelangsungan sumberdaya dan habitat tuna. "Dampak yang paling buruk lainnya ketika sumber daya tersebut adalah mata pencaharian masyarakat yang berkurang," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×