kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Terdampak virus corona, Lion Air Group susun strategi bisnis


Senin, 06 April 2020 / 19:53 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Batik Air pesawat milik Lion Air Group


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lion Air Group kini tengah membahas upaya dan strategi maskapai dalam menghadapi dampak pandemi virus corona atau Covid-19 terhadap operasional bisnis penerbangan.

Kendati demikian, kegiatan operasional maskapai diklaim masih berjalan normal kendati ada beberapa rute penerbangan yang dibatalkan karena pemerintah daerah setempat melakukan menutup akses masuk jalur udara.

"Terkait kebijakan strategis internal menghadapi situasi dan kondisi saat ini yang terjadi masih dibahas oleh manajemen internal perusahaan guna menentukan langkah tepat. Sampai saat ini juga secara operasional masih berjalan," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro kepada Kontan.co.id, Senin (6/4).

Baca Juga: Kinerja terpukul virus corona, Garuda Indonesia (GIAA) tidak lakukan PHK

Danang mengaku masih merundingkan bersama manajemen untuk menentukan langkah yang tepat baik dari sisi internal maupun eksternal mengenai dampak dari virus corona.

Di sisi lain, upaya pencegahan tetap terus dilakukan, salah satunya melakukan disinfeksi pesawat secara rutin untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna jasanya.

Danang mengaku belum bisa menyebutkan jumlah kerugian dari dampak pandemi virus corona ini. "Mengenai data jumlah penurunan penumpang dan pendapatan, saya belum bisa memberikan keterangan," lanjut dia.

Selain itu, Danang juga menyatakan tidak ada pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap karyawan meskipun saat ini industri penerbangan sedang menghadapi masa sulit karena berbarengan dengan pandemi virus corona. "Untuk perumahan karyawan tidak ada, kami juga tidak sampai ada PHK," kata dia.

Baca Juga: Sriwijaya Air Group siapkan strategi hadapi dampak wabah virus corona

Lebih jauh Danang menjelaskan, Lion Air Group akan terus dan masih memantau perkembangan hari per hari daily basis dan mengikuti setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah serta rekomendasi perusahaan.

"Fokus Lion Air Group saat ini adalah memastikan seluruh awak pesawat, staf dan penumpang yang menggunakan jasa Lion Air Group aman, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan penerbangan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×