kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Tetap Garap Pasar Ekspor, Garuda Metalindo (BOLT) Fokus Ekspor ke Jerman


Kamis, 03 April 2025 / 19:05 WIB
Tetap Garap Pasar Ekspor, Garuda Metalindo (BOLT) Fokus Ekspor ke Jerman
ILUSTRASI. Emiten produsen fastener dan komponen, PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) tetap gencar menggarap pasar ekspor di tahun ini meskipun ada kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS).


Reporter: Vina Elvira | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen fastener dan komponen, PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) tetap gencar menggarap pasar ekspor di tahun ini meskipun ada kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS). 

Sebagaimana diketahui, dalam kebijakan tarif terbaru Trump, Indonesia dikenakan tarif jumbo 32% atau hanya sedikit lebih kecil dari China yang 34%.

Direktur Garuda Metalindo, Anthony Widjaja mengatakan, dampak dari kebijakan tarif impor sangat minimal ke bisnis BOLT. Sebab, pada saat ini poersi penjualan ke AS tidak sampai 1% dari total penjualan. 

“Terhadap penjualan ekspor juga masih kecil di bawah 5%,” ungkap Anthony, kepada Kontan.co.id, Kamis (3/4). 

Baca Juga: Garuda Metalindo (BOLT) Incar Pertumbuhan Penjualan Sekitar 8% pada 2025

Dengan demikian, BOLT bakal tetap menggencarkan pasar ekspor ke negara-negara tujuan lain, termasuk Jerman. 

Anthony bilang, Jerman merupakan pasar ekspor terbesar perseroan saat ini. Sebagai strategi untuk memperluas penjualan di negara tersebut, BOLT baru saja menyelesaikan event exhibition di Jerman minggu lalu. 

“Jerman merupakan pasar ekspor terbesar kami saat ini dan dengan berpartisipasi di pameran, kami yakin akan mendapatkan banyak bisnis baru,” tambahnya. 

Selain Jerman, BOLT juga memasok produknya ke sejumlah negara lain seperti India, Thailand, Meksika, dan Malaysia. 

Merujuk catatan KONTAN, Jerman menjadi negara tujuan ekspor terbesar bagi BOLT dengan porsi kontribusi mencapai 50% dari total penjualan ekspor. 

Sepanjang 2024, BOLT mencatatkan penjualan sebesar Rp 1,47 triliun. Naik tipis dibandingkan penjualan 2023 senilai Rp 1,46 triliun. 

Sedangkan untuk laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih menyusut 15,13% ke angka Rp 94,63 miliar, dari laba bersih tahun sebelumnya yang tercatat Rp 111,30 miliar. 

Pada tahun ini BOLT menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 8%-10%. Disusul dengan kenaikan laba bersih yang diharapkan mencapai 10%-20%. 

Selanjutnya: Trump Kenakan Tarif Impor Tambahan 32%, DPR: Alarm Serius Bagi Ekonomi Indonesia

Menarik Dibaca: 9 Rekomendasi Buah Penurun Gula Darah yang Tinggi dan Terbukti Efektif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×