kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Timur Tengah mendidih, Garuda pastikan tidak terbang melewati kawasan udara Iran


Rabu, 08 Januari 2020 / 19:35 WIB
Timur Tengah mendidih, Garuda pastikan tidak terbang melewati kawasan udara Iran
ILUSTRASI. Pesawat terbaru Garuda Indonesia A330-900 Neo saat peluncuran di hanggar 2 GMF Aero Asia, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (27/11/2019).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Melansir Reuters, sedikitnya tujuh maskapai penerbangan telah menyatakan tidak akan melewati wilayah udara Iran dan Irak hingga waktu yang tidak ditentukan. Misalnya, Air Canada, Singapore Airlines, Emirates Airlines, dan China Airlines.

Ketakutan maskapai semakin menjadi-jadi setelah pesawat Ukraine International Airlines jatuh sesaat setelah lepas landas dari bandara di Teheran, Rabu (8/1). Meski, penyebab jatuhnya pesawat Boeing 737 itu belum pasti.

Baca Juga: Akibat perseteruan dengan AS, maskapai penerbangan ramai-ramai hindari wilayah Iran

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×