kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

IPC Terminal Petikemas Perkuat Operasional dan Layanan, Siapkan Roadmap 2026-2030


Senin, 19 Januari 2026 / 23:39 WIB
IPC Terminal Petikemas Perkuat Operasional dan Layanan, Siapkan Roadmap 2026-2030
ILUSTRASI. IPC Terminal Petikemas Pecahkan Rekor Pelayanan Petikemas (Dok/IPC TPK)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menetapkan tema perusahaan tahun 2026 adalah “Operational dan Service Excellence”, sebagai langkah awal pelaksanaan Roadmap Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026-2030. 

Strategi ini menjadi dasar penguatan layanan, konektivitas logistik, dan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Roadmap IPC TPK 2026-2030 terbagi dalam tiga tahap: Operational & Service Excellence, Business & Connectivity Enhancement, dan Sustainable Development. 

Tahap pertama menekankan penguatan kinerja operasional dan kualitas layanan sebagai fondasi, termasuk proses bongkar muat yang lebih efisien, aman, dan konsisten.

Untuk mendukung hal tersebut, IPC TPK mempercepat digitalisasi layanan melalui program standardisasi, sistemisasi, dan integrasi operasi terminal. 

Beberapa inisiatif digital yang diteruskan dari 2025 antara lain Terminal Booking System (TBS) untuk keteraturan arus kendaraan, alat pemindai peti kemas untuk keamanan, serta Terminal Operating System (TOS) Nusantara yang mencakup sistem PARAMA dan PRAYA sebagai tulang punggung operasional berbasis data.

Selain penguatan operasional, IPC TPK menata model bisnis agar lebih kompetitif dalam lingkungan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) dan mulai merencanakan konsep hub & spoke di terminal-terminalnya untuk meningkatkan konektivitas, kapasitas, dan efisiensi biaya layanan secara bertahap.

Direktur Utama IPC TPK, Guna Mulyana menegaskan pentingnya enguatan operasional dan layanan merupakan kebutuhan utama agar IPC TPK dapat memberikan manfaat optimal bagi pengguna jasa, masyarakat, dan pemegang saham.

"Sekaligus memperkuat peran pelabuhan dalam mendukung arus logistik nasional," ujarnya dalam siaran pers, Senin (19/1/2026)

Sebagai bukti kesiapan layanan, IPC TPK tetap melayani 7 kapal terakhir tahun 2025 dan 7 kapal pertama tahun 2026 di berbagai wilayah operasi, menunjukkan komitmen menjaga kesinambungan layanan kepelabuhanan tanpa henti.

IPC TPK mengoperasikan terminal petikemas di enam area kerja, yakni Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta), Pelabuhan Pontianak (Kalimantan Barat), Pelabuhan Panjang (Lampung), Pelabuhan Palembang (Sumatera Selatan), Pelabuhan Teluk Bayur (Padang), dan Pelabuhan Jambi (Jambi). 

Dengan tema dan roadmap baru, perusahaan optimistis meningkatkan kualitas layanan, memperkuat konektivitas logistik, dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Selanjutnya: Cek Saham Net Sell Terbesar Asing Saat IHSG Catat Rekor Tertinggi Lagi, Senin (19/1)

Menarik Dibaca: Prakiraan BMKG Cuaca Besok (20/1) di Jakarta Hujan Petir di Daerah Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×