kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Toyota Raih Penjualan Retail 46.828 Unit Hingga Februari 2024


Rabu, 13 Maret 2024 / 08:59 WIB
Toyota Raih Penjualan Retail 46.828 Unit Hingga Februari 2024
ILUSTRASI. PT Toyota Astra Motor (TAM) mencatat penurunan penjualan mobil yang sejalan dengan tren pasar otomotif terkini. KONTAN/Hendra Suhara


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Toyota Astra Motor (TAM) mencatat penurunan penjualan mobil yang sejalan dengan tren pasar otomotif terkini.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota meraih penjualan retail sebanyak 46.828 unit pada Januari-Februari 2024 atau turun 7,83% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni 50.805 unit.

Marketing Director Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy mengakui, penurunan penjualan Toyota dipengaruhi oleh dinamika politik nasional selama perhelatan Pemilu 2023 yang efeknya terasa sejak kuartal IV-2023. 

"Oleh karena itu, kami sebagai pelaku usaha di Indonesia sangat berharap kondisi politik dapat terus stabil dan pasar kembali bergairah," jelas dia, Selasa (12/3).

Dia melanjutkan, bulan Februari lalu sebenarnya pasar otomotif menunjukan sinyal positif berkat gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. Penjualan Toyota pada IIMS 2024 mampu meningkat hingga 30% dibandingkan pameran tahun sebelumnya.

Baca Juga: Kenaikan Harga Jadi Salah Satu Sebab Anjloknya Penjualan Mobil Nasional

Hasil penjualan di IIMS 2024 memang belum seluruhnya terefleksikan di data penjualan mobil Toyota pada Februari 2024. Walau demikian, Toyota menyebut semestinya capaian mereka di IIMS 2024 dapat memberi kontribusi signifikan pada penjualan mobil bulan Maret 2024.

Model-model 7 seater baik itu MPV dan SUV masih mendominasi penjualan Toyota hingga Februari 2024. Misalnya, Kijang Innova yang meraih penjualan sekitar 9.000 unit pada Januari-Februari 2024. Setelah itu diikuti oleh Avanza yang terjual 8.000 unit serta Calya dan Rush yang masing-masing terjual sekitar 6.000-an unit.

Toyota percaya diri penjualan mobilnya dapat kembali meningkat pada bulan-bulan berikutnya. Kehadiran model baru diharapkan dapat ikut menggairahkan pasar, tidak hanya di segmennya sendiri, melainkan juga membuka ruang diskusi baru di kalangan konsumen berkat kedatangan model baru.

Toyota juga melihat pola yang berulang menjelang momen-momen libur seperti Lebaran yang akan mendongkrak penjualan mobil. Hal ini sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang juga meningkat pada momen tersebut. 

Baca Juga: Penjualan Mobil Nasional Kembali Menurun pada Februari 2024

Pihak Toyota tentu selalu mendukung momen-momen penting ini lewat berbagai program penjualan maupun purnajual untuk memudahkan akses konsumen kepada produk-produk Toyota sekaligus peace of mind dalam penggunaannya. 

"Seperti contohnya kami sedang siapkan program khusus Holiday edisi Lebaran untuk menemani seluruh masyarakat Indonesia, bahkan tidak hanya pengguna Toyota, dalam perjalanan mudiknya," tandas Anton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×