Reporter: Fahriyadi | Editor: Fahriyadi .
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Adabina Scarves yang tergabung dalam Mitra Binaan Pertamina, mencatat kontribusi sekitar 59% dari total penjualan produk UMKM di PAS Sky Shop pada salah satu rute penerbangan Pelita Air.
Kontribusi sebesar itu dicapai Adabina Scarves hanya dalam tiga bulan sejak memasarkan produknya di PAS Sky Shop. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan perluasan akses pasar bagi UMKM binaan melalui kolaborasi Pertamina Group.
Adabina Scarves yang merupakan produsen mukena travel dan jilbab eksklusif menjadi satu dari empat UMKM yang lolos proses kurasi dari total 20 UMKM Mitra Binaan Pertamina Group untuk memasarkan produknya melalui PAS Sky Shop. Sementara PAS Sky Shop adalah platform penjualan produk lokal di dalam penerbangan Pelita Air hasil kolaborasi Pertamina Air Services (PAS) bersama UMKM binaan Pertamina Group.
Baca Juga: PGN Gandeng Investor Tinjau Infrastruktur dan Fasilitas Operasi Gas di Sumatra
PAS Sky Shop setelah beberapa bulan diperkenalkan, akhirnya resmi diluncurkan pada Kamis (23/7) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Sebagai bagian dari rangkaian peluncuran PAS Sky Shop, Direktur Utama Pelita Air, Faik Fahmi bersama Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, dan Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Ariffianto, menyerahkan bingkisan suvenir berisi produk-produk UMKM Mitra Binaan Pertamina Group kepada para penumpang penerbangan IP108 rute Jakarta (CGK)–Denpasar (DPS), Kamis, 23 Juli 2026.
Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, mengatakan kolaborasi ini merupakan bentuk nyata dukungan Pertamina terhadap pemberdayaan UMKM agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
"Hari ini Alhamdulillah kami bersama Direktur Utama Pelita Air meluncurkan program kolaborasi PAS Sky Shop. Program ini memberikan akses bagi UMKM binaan Pertamina yang telah lolos proses kurasi untuk memasarkan produknya di dalam pesawat Pelita Air," ujar Arya, Jumat (24/7/2026).
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan keberhasilan Adabina Scarves menunjukkan bahwa produk UMKM lokal memiliki daya saing tinggi ketika memperoleh akses ke pasar yang tepat.
“Masuknya Adabina Scarves ke PAS Sky Shop merupakan wujud nyata sinergi Pertamina Group dalam membuka peluang bisnis baru bagi UMKM binaan sekaligus memperkenalkan produk lokal berkualitas kepada masyarakat yang lebih luas. Kontribusi penjualan sekitar 59% dalam tiga bulan pertama menjadi bukti bahwa ketika produk berkualitas dipertemukan dengan pasar yang tepat, UMKM mampu tumbuh lebih cepat dan bersaing di kanal pemasaran yang lebih luas,” ujar Fajriyah.
Ia menambahkan, perluasan akses pasar menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong UMKM tumbuh secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi di lingkungan Pertamina Group, PGN tidak hanya mendukung peningkatan kualitas produk, tetapi juga menghadirkan akses ke segmen konsumen baru.
“Kami berharap kolaborasi seperti PAS Sky Shop dapat terus diperluas sehingga semakin banyak UMKM binaan memperoleh kesempatan mengembangkan usaha, memperluas jangkauan pemasaran, dan meningkatkan nilai ekonomi produknya,” tambahnya.
Sementara itu, Pemilik Adabina Scarves, Henni Danasuoro, mengaku bangga produknya dapat menjadi bagian dari PAS Sky Shop dan memperoleh sambutan positif dari publik, terutamanya pengguna penerbangan Pelita Air.
“Kami sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan melalui program pembinaan PGN dan Pertamina Group. Kehadiran produk Adabina Scarves di PAS Sky Shop membuka pasar baru yang sebelumnya belum pernah kami jangkau. Pencapaian dalam tiga bulan pertama menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas produk serta menghadirkan inovasi agar semakin banyak masyarakat yang bangga menggunakan produk lokal Indonesia,” kata Henni.
Penyerahan suvenir tersebut menjadi simbol dimulainya pemasaran produk UMKM lokal melalui PAS Sky Shop sekaligus wujud komitmen Pertamina Group dalam memperluas akses pasar bagi UMKM binaan melalui ekosistem bisnis yang dimiliki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














