kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Untuk mendukung transaksi 30 juta UKM, Bukalapak ingin Bukadompet aktif kembali


Rabu, 28 Maret 2018 / 18:04 WIB
ILUSTRASI. Pendiri Bukalapak, Profil Achmad Zaky


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan bisnis pasar digital (e-commerce) semakin mengeliat, salah satunya adalah Bukalapak. CEO dan Founder Bukalapak Achmad Zaky menyatakan saat ini sudah terdapat mitra UKM mencapai angka 30 juta pelapak.

“Untuk target hingga akhir tahun belum bisa saya sampaikan. Tapi tahun ini kita akan intens untuk membina UKM, kemarin baru saja di Pesantren Tebuireng. UKM ini yang menjadi program utama kita tahun ini,” ujar Zaky pada acara Scale Up Asia 2018.

Meskipun fokus pada UKM, Zaky mengaku pembekuan top up Bukadompet sejak Oktober oleh Bank Indonesia berdampak bagi transaksi UKM di Bukalapak.

“Berpengaruh pada 20% transaksi kita. Para pelapak yakni pelaku UKM, banyak yang menunggu karena bila Bukadompek jalan lagi pendapatan mereka bisa naik lagi,” jelas Zaky. Zaky bilang pihaknya sudah melengkapi semua persyaratan. Bukalapak masih menunggu izin dari Bank Indonesia hingga saat ini.

Sebelumnya salah satu investor Bukalapak, Emtek telah melakukan kerja sama dengan Ant Financial, pemilik layanan pembayaran Alipay yang didukung Alibaba. Pembentukan joint venture yang akan mengembangkan layanan pembayaran digital di Indonesia yang diberi nama DANA.

Zaky mengaku DANA pun sudah dioperasikan di Bukalapak. “Sudah dioperasikan dengan skala kecil di mobile web sih udah ada DANA,” tutur Zaky.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×