kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Virus corona mewabah di China, pemerintah genjot wisman dari negara lain


Rabu, 29 Januari 2020 / 22:17 WIB
Virus corona mewabah di China, pemerintah genjot wisman dari negara lain
ILUSTRASI. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/1/2020). Rapat Kerja tersebut membahas Penjelasan Strukur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI a

Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengatakan, adanya virus corona di Tiongkok berpengaruh pada pariwisata di Indonesia. Sebab itu, ke depannya pemerintah menyasar turis dari negara lain seperti dari Amerika Serikat dan Eropa.

Wishnutama mengatakan, saat ini pihaknya telah menjalankan program promosi wisata dan kegiatan pemasaran lainnya ke negara-negara yang berpotensi berkunjung ke Indonesia.

Baca Juga: Kementerian pariwisata akan bangun tiga creative hub, untuk apa?

"Bukan promosi aja segala macam aktivitas pemasaran dan lain sebagainya kita shifting ke negara-negara yang lebih punya potensi ke depan," kata Wishnutama setelah rapat kerja di DPR, Rabu (29/1).

Ia menyebutkan, sejumlah wilayah di Amerika Serikat dan negara di Eropa berminat untuk berwisata ke Indonesia. "Los Angeles, San Fransisco, New York, tiga kota itu tertarik tentang Indonesia. Kalo di Eropa Jerman dan Perancis," ujar dia.

Wakil Menteri Parekraf Angela Tanoesoedibjo mengatakan, tahun lalu terdapat sebanyak kurang lebih 1,9 juta wisatawan dari China. Meski begitu, hingga saat ini pihaknya masih dalam proses perhitungan berapa potensi devisa jika wisatawan dari China berkurang.

Baca Juga: Dampak virus corona, sektor manufaktur China pada Januari diperkirakan menurun

Angela menyatakan, selain AS dan Eropa, pemerintah juga menargetkan bertambahnya wisatawan dari Malaysia, Singapura dan Australia. "Target wisatawan tahun ini 17,3 juta wisatawan," kata Angela.




TERBARU

Close [X]
×