kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.190   31,00   0,17%
  • IDX 5.089   32,18   0,64%
  • KOMPAS100 657   5,31   0,82%
  • LQ45 519   3,53   0,69%
  • ISSI 170   0,51   0,30%
  • IDX30 291   1,68   0,58%
  • IDXHIDIV20 392   0,73   0,19%
  • IDX80 76   0,63   0,84%
  • IDXV30 109   0,06   0,05%
  • IDXQ30 98   -0,11   -0,12%

Widodo Makmur Unggas (WMUU) Catat Pertumbuhan Pendapatan 63% di Kuartal III-2026


Senin, 02 November 2026 / 10:02 WIB
Widodo Makmur Unggas (WMUU) Catat Pertumbuhan Pendapatan 63% di Kuartal III-2026
ILUSTRASI. Rumah potong ayam PT Widodo Makmur Unggas Tbk (Dok/WMUU)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) mencatatkan pertumbuhan pendapatan cukup signifikan hingga kuartal III-2026. Emiten perunggasan ini membukukan pendapatan Rp 823 miliar, tumbuh 63% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Seiring kenaikan pendapatan, WMUU juga berhasil mencatatkan laba kotor sebesar Rp 8,7 miliar. Capaian ini menunjukkan perbaikan kinerja operasional perseroan di tengah upaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis.

Direksi Widodo Makmur Unggas Andi Susilo mengatakan, perseroan akan melanjutkan strategi optimalisasi aset produktif, efisiensi operasional, serta pengembangan pasar untuk menjaga pertumbuhan bisnis.

"Pertumbuhan ini menjadi momentum bagi perseroan untuk memperkuat kinerja dan mendorong peningkatan profitabilitas secara berkelanjutan," ujar Andi dalam keterangan resmi, Senin (2/11/2026).

Untuk mendukung kinerja, WMUU terus memperkuat bisnis perunggasan terintegrasi, mulai dari pembibitan, penetasan, peternakan ayam komersial, hingga rumah potong hewan unggas (RPHU) dan pengolahan produk protein hewani.

Baca Juga: Integra Indocabine (WOOD) Berpeluang Raup Untung dari Pelemahan Rupiah

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan fasilitas RPHU di Wonogiri, Jawa Tengah. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas pemotongan hingga 12.000 ekor ayam per jam untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Perseroan juga membidik peluang pertumbuhan dari meningkatnya kebutuhan protein hewani di dalam negeri. Untuk itu, WMUU memperkuat kemitraan dan jaringan distribusi guna memperluas penetrasi pasar.

Selain itu, WMUU mengembangkan peternakan ayam petelur dengan sistem cage-free atau tanpa kandang baterai. Peternakan tersebut telah mengantongi sertifikasi Certified Humane® dari Humane Farm Animal Care (HFAC), yang berkaitan dengan penerapan standar kesejahteraan hewan.

Ke depan, perseroan akan berfokus pada peningkatan produktivitas, optimalisasi kapasitas produksi, penguatan struktur keuangan, serta pengembangan pasar. Strategi ini diharapkan dapat memperbaiki profitabilitas dan memperkuat daya saing perseroan di industri perunggasan.

Baca Juga: Pendapatan Solusi Bangun Indonesia (SMCB) Tumbuh 8,3% hingga Kuartal III-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×