kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Wuling siap jadi anggota Gaikindo


Rabu, 01 Juni 2016 / 10:23 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. SAIC GM Wuling (SGMW) dikabarkan tengah mengurus persyaratan untuk menjadi anggota termuda Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Sebagai bukti keseriusannya, produsen mobil asal China itu akan mengikuti pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Agustus 2016.

Ketua Umum Gaikindo Johannes Nangoi mengatakan, ada satu persyaratan yang belum didapat SGMW, yakni mendapatkan surat rekomendasi dari Kementerian Perindustrian. Setelah itu, baru resmi menjadi member Gaikindo.

“Salah satu syarat yakni harus memenuhi persyaratan dari pemerintah dan melunasi administrasi yang kita tentukan,” kata Nangoi saat berkunjung ke kantor Kompas.com, Selasa (31/5).

Nangoi melanjutkan, sebagai asosiasi, Gaikindo sangat terbuka dan memberikan kesempatan kepada seluruh Agen Pemegang Merek (APM) untuk bergabung. Meski berasal dari China, tidak ada perlakuan yang beda atau semua tetap disamaratakan.

“Mau merek apa saja kita akan menghormati, mereka mau gabung menjadi member atau tidak sebenarnya urusan masing-masing, tetapi ada baiknya menjadi satu semuanya,” ucap Nangoi.

Saat ini, member Gaikindo berjumlah 25 APM, yakni Daihatsu, UD Truck, Renault, Chery, MAN Truk, Ford, Chrysler, Jeep, Dodge, Fiat, Alfa Romeo, Audi, Volkswagen, FAW, Geely, Chevrolet, Jaguar, Land Rover, Bentley, Honda, Hyundai, Isuzu, Kia, Mitsubishi, Mazda, Proton, Suzuki, Tata, Subaru, BMW, Peugeot. (Aditya Maulana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×