kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

ZONE Waspadai Tantangan Ritel Fesyen 2026, Fokus Efisiensi dan Penjualan Online


Minggu, 04 Januari 2026 / 15:03 WIB
ZONE Waspadai Tantangan Ritel Fesyen 2026, Fokus Efisiensi dan Penjualan Online
ILUSTRASI. PT Mega Perintis Tbk (ZONE) melihat tahun 2026 sebagai periode yang penuh tantangan bagi industri ritel fesyen (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mega Perintis Tbk (ZONE) melihat tahun 2026 sebagai periode yang penuh tantangan bagi industri ritel fesyen, terutama terkait daya beli masyarakat dan dinamika geopolitik global yang memengaruhi pola konsumsi.

Direktur Utama ZONE, Franxiscus Afat Adinata Nursalim, mengatakan sejak tahun 2024 industri ini menghadapi tekanan daya beli yang membuat konsumen cenderung menunda belanja fesyen dan memprioritaskan kebutuhan pokok.

Kondisi tersebut mendorong perseroan untuk menyiapkan strategi yang lebih adaptif.

“ZONE melakukan antisipasi dengan melakukan efisiensi di berbagai aspek, termasuk menunda ekspansi secara offline dan meningkatkan penjualan secara online,” ungkap Franxiscus kepada Kontan.co.id, Minggu (4/1/2025).

Baca Juga: Mega Perintis (ZONE) Bidik Penjualan Naik Hingga 15% pada Periode Nataru 2025/2026

Sejak dua tahun terakhir, ZONE secara bertahap meningkatkan kontribusi penjualan dari kanal daring.

Sementara untuk pasar offline, perseroan melakukan terobosan dengan menghadirkan konsep toko yang lebih besar melalui penggabungan MANZONE & MINIMAL dalam satu gerai, yang menyatukan fashion pria dan wanita untuk memberikan pengalaman belanja yang lebih menarik.

Dari sisi pengembangan merek, ZONE tetap fokus memperkuat portofolio yang ada, yakni MANZONE, MINIMAL, MOC, dan EDWIN (jeans/denim). Perseroan secara konsisten menghadirkan produk-produk baru dengan desain, kualitas, dan harga yang relevan dengan kebutuhan konsumen.

“Secara umum, ZONE menyambut 2026 dengan lebih optimistis dan mempersiapkan pertumbuhan yang lebih sehat, sehingga ZONE dapat tetap menjadi perusahaan dengan merek lokal yang menjadi pilihan masyarakat Indonesia,” tutur Franxiscus.

 

Di sisi lain, ZONE juga siap menyambut momentum Ramadan dan Lebaran di kuartal I-2026, yang menjadi periode puncak penjualan industri fesyen.

Franxiscus menyebut periode kuartal pertama ini diyakini menjadi awal pemulihan industri ritel fesyen, setelah menghadapi tekanan daya beli dan ketidakpastian global dalam beberapa tahun terakhir.

“Selain karena ada momentum Lebaran, beberapa upaya pemerintah untuk mendongkrak daya beli masyarakat juga diharapkan mulai berdampak,” sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×