INDUSTRI
Berita
Dahlan enggan komentari pergantian Dirut Pindad

PERGANTIAN DIRUT PINDAD

Dahlan enggan komentari pergantian Dirut Pindad


Telah dibaca sebanyak 849 kali
Dahlan enggan komentari pergantian Dirut Pindad

JAKARTA. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, enggan membeberkan alasan pergantian Direktur Utama PT Pindad (Persero), Adik Avianto Soedarsono.

Menurut Dahlan, ia tak bisa mengungkapkan alasan sesungguhnya karena masalah ini masuk kategori rahasia.

"Kalau saya ngomong ke kamu, untuk apa saya menyatakan ini rahasia sebelumnya," kata Dahlan kepada KONTAN, di Gedung Surveyor Indonesia, Jakarta, Kamis, (29/8).

Menyangkut keanehan terkait adanya surat yang sempat memberikan perpanjangan masa jabatan pada Adik, Dahlan menganggap ini bukan persoalan yang serius. "Nggak apa-apa kan, kalau sebelumnya sempat ada, lalu berubah," kata Dahlan.

Sebagaimana diketahui, Dahlan akhirnya menunjuk Tri Hardjono sebagai Dirut PT Pindad. Tri sebelumnya diketahui sebagai salah satu orang dalam perusahaan yang sebelumnya menduduki jabatan Direktur Operasional PT Pindad.

Pindad adalah BUMN yang spesialis memproduksi alat utama sistem persenjataan (alusista). BUMN yang bermarkas di Bandung ini termasuk sering mendapat dana penyertaan modal negara (PMN). Di pengujung 2012, Pindad mendapatkan kucuran dana PMN sebesar Rp 2 triliun yang bersumber dari APBN 2012.

Editor: Dikky Setiawan
Telah dibaca sebanyak 849 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..