kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

311 orang meregang nyawa saat mudik Lebaran


Senin, 20 September 2010 / 14:24 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. Alih-alih bersilaturahmi dengan sanak famili di kampung halaman, 311 orang meregang nyawa saat mudik lebaran 2010.

Menteri Perhubungan Freddy Numberi menyebut, selama H-7 sampai H+7 lebaran kemarin ada 1.397 kejadian kecelakaan di seluruh jalur mudik. Dimana korban yang meninggal sebanyak 311 orang, luka berat 418 orang dan luka ringan 855 orang.

"Total kerugian materil seluruh kecelakaan itu diperkirakan mencapai Rp 5,6 miliar. Jumlah kecelakaan memang masih tinggi, namun sudah lebih baik dibanding saat lebaran tahun lalu yang mencapai 2.563 kejadian," kata Freddy, Senin (20/9).

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu sendiri tidak berani menjamin bisa menyelenggarakan angkutan lebaran yang nihil kecelakaan. Karena ada begitu banyak faktor yang bisa menjadi penyebab kecelakaan maut.

Faktor utama penyebab kecelakaan tahun ini, menurutnya, adalah kelelahan fisik pengendara, maupun faktor teknis dari kendaraan yang digunakan untuk mudik.

"Tingkat kesulitan menyelenggarakan angkutan lebaran memang sangat banyak. Namun sebisa mungkin faktor keamanan dan kelayakan dari kendaraan harus bisa ditingkatkan untuk menekan kecelakaan ke depannya," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×