kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

50 Pilot Merpati hengkang


Jumat, 07 Februari 2014 / 11:56 WIB
50 Pilot Merpati hengkang
ILUSTRASI. PT Inocycle Technology Group Tbk (?INOV?) akan membagikan 19,85% dari laba bersih tahun 2021, atau sejumlah Rp 5,42 miliar sebagai dividen. Tambah Pabrik Baru, Inocycle Technology (INOV) Bidik Pertumbuhan Laba 15% di 2022


Sumber: Kompas.com | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Tak kunjung menerima hak-hak normatif sejak November 2013, satu per satu pilot PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) hengkang meninggalkan maskapai yang melayani rute perintis itu.

"Jumlah pilot saat ini ada 178. Dari jumlah itu mungkin sudah lebih dari 50 orang yang keluar," kata Ketua Asosiasi Pilot Merpati, Capt RD Sardjito S, di Jakarta, Jumat (7/2/2014).

Sebagai informasi, sejak November 2013 manajemen Merpati belum memenuhi hak karyawan termasuk pilot, seperti, gaji, sisa THR 2013, UMTL, pesangon bagi yang purnatugas, serta Jamsostek.

Sardjito menuturkan, selaku ketua APM, ia tak bisa mencegah para pilot keluar meninggalkan maskapai pelat merah yang terlilit utang lebih dari Rp 6 triliun itu. "Saya benar-benar sedih. Tapi kami tidak bisa mencegah karena mereka butuh hidup. Kami yang punya rumah terpaksa keluar, karena tidak bisa menggantungkan hidup lagi di sini," kata dia.

Ia menegaskan, yang diharapkan pilot Merpati cukup sederhana, hak-hak normatif dibayarkan. "Dana bantuan. Kalau Merpati harus hidup dengan kondisi sekarang, tanpa dana bantuan, tidak mungkin bisa," ujarnya.

Pilot lain Rizki B Juzar mengatakan, memang ada pilot yang mengundurkan diri. Namun, dari sekitar 50 orang itu, baru separuhnya saja yang benar-benar mengundurkan diri. "Yang sekitar separuhnya baru apply di maskapai lain," kata pria yang 21 tahun lebih menerbangkan Merpati itu. ( Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×