kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Ada tambahan delapan pelabuhan terbuka untuk perdagangan luar negeri


Minggu, 13 Mei 2018 / 22:32 WIB
ILUSTRASI. DERMAGA 7 MERAK


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bertambahnya pelabuhan terbuka untuk perdagangan luar negeri atau ekspor impor akan mempermudah dan biaya ekonomi bagi industri jadi lebih murah.

"Kehadiran pelabuhan ekspor-impor baru sudah pasti untuk mempermudah ekspor-impor," ujar Kepala Bagian Organisasi dan Hubungan Masyarakat, Kementerian Perhubungan (Kemhub) Gus Rional, Minggu (13/5).

Selain mempermudah, penambahan pelabuhan pun akan membuat biaya lebih murah. Gus bilang diharapkan biaya ekspor-impor dapat turun dengan adanya pelabuhan baru.

Hal tersebut dinilai dapat memangkas jarak sehingga industri dapat berkegiatan lebih dekat. "Apabila sudah ditetapkan bisa langsung pelabuhan tersebut tidak perlu singgah ke pelabuhan yang sudah ditetapkan terbuka terlebih dahulu," terang Gus.

Sebelumnya terdapat 141 pelabuhan terbuka untuk perdagangan luar negeri. Angka tersebut terbagi atas 89 pelabuhan dan 52 terminal khusus.

Sementara delapan pelabuhan sedang dalam proses menjadi terbuka untuk perdagangan luar negeri. Delapan pelabuhan tersebut adalah:

1. Muara Sabak, Jambi

2. Ciwandan, Banten

3. Cigading, Banten

4. Merak Mas, Banten

5. Belinyu, Kepulauan Bangka Belitung

6. Tanjung Pandang, Kepulauan Bangka Belitung

7. Sorong, Papua

8. Tanjung Batu, Kepulauan Riau

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×