kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Agung Podomoro Siap Hadapi Kenaikan Harga Baja


Rabu, 28 April 2010 / 07:20 WIB
Agung Podomoro Siap Hadapi Kenaikan Harga Baja


Reporter: Nadia Citra Surya |

JAKARTA. Senin (26/4) lalu, Krakatau Steel bersama IISIA (Indonesia Iron and Steel Industry Association) memprediksi kenaikan harga baja akan terus terjadi hingga kuartal ketiga 2010. Kenaikannya rata-rata Rp 200 per kilogram per bulan. Industri properti pun siap siaga.

"Kami beruntung masih menjalin kontrak dengan pemasok baja hingga tiga bulan ke depan. Tapi setelah itu, mau tak mau harus menelan harga baja yang sudah naik," ujar Alvin Andronicus, Marketing General Manager Agung Podomoro.

Eksekutif pengembang yang tengah menggarap superblok Kuningan City seraya merampungkan superblok Podomoro City ini menyebut efek kenaikan harga baja akan berbeda-beda untuk masing-masing proyek.

Misalnya, untuk proyek Podomoro City yang ada di tahap finishing, pemakaian komponen baja sudah tidak besar. "Maka, imbas kenaikan harga baja nyaris tidak dirasakan proyek ini," kata Alvin.

Lain halnya dengan proyek Kuningan City. Dalam proyek yang baru dimulai itu, baja masih merupakan komponen pembelanjaan utama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×