CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Airlangga Hartarto Klaim Indonesia Dilirik Banyak Produsen Mobil Listrik Global


Kamis, 15 Februari 2024 / 12:32 WIB
Airlangga Hartarto Klaim Indonesia Dilirik Banyak Produsen Mobil Listrik Global
Presiden Joko Widodo bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat pembukaan ajang pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024, Kamis (15/2).


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

Adapun Vinfast sempat disebut akan menanamkan investasi senilai US$ 1,2 miliar di Indonesia secara jangka panjang. Investasi tersebut termasuk untuk membangun pabrik mobil listrik sebesar US$ 200 juta pada 2024.

Airlangga melanjutkan, pemerintah juga melihat peluang pabrikan asal Eropa yang tertarik berinvestasi mobil listrik di Indonesia, seperti BMW dan Renault. Hanya saja, belum ada keterangan lebih lanjut terkait besaran investasi dan realisasi ekspansi di sektor mobil listrik dari kedua merek tersebut. 

"Negara Eropa tentu kami lihat, karena yang lewat CKD (Completely Knock Down) salah satunya BMW," kata dia.

Baca Juga: Dukung Percepatan Implementasi KBLBB, Kemenkeu Guyur Insentif Fiskal

Yang terang, pemerintah kini sedang mengurus perpanjangan insentif pemotongan PPN DTP mobil listrik dari 11% menjadi 1% untuk memantik permintaan terhadap produk tersebut. Insentif ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 38 Tahun 2023, namun masa berlakunya habis 31 Desember 2023.

"Sekarang lagi diproses PMK-nya. Insya Allah bulan ini bisa dikejar, karena Pemilu sudah selesai," pungkas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×