Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan jasa pengujian laboratorium, Alvalab, resmi meluncurkan lima layanan uji berbasis teknologi tinggi guna menjawab kebutuhan industri yang semakin kompleks, khususnya di sektor pangan, pertanian, lingkungan, dan manufaktur.
Head of Sales and Marketing Alvalab Jonathan A. Widakdo mengatakan, kelima layanan ini dirancang untuk mendukung standar keamanan dan kualitas produk yang kian ketat, baik di pasar domestik maupun global.
Baca Juga: Harga Bahan Baku Diapers Fluktuatif, APKI Soroti Risiko Gangguan Pasokan
“Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan serta kepatuhan terhadap standar global, Alvalab terus menghadirkan solusi analitik yang relevan dan bernilai tambah,” ujar Jonathan dalam keterangan resmi, Senin (20/4/2026).
Adapun lima layanan utama tersebut meliputi Analisis Residu Pestisida, Pengujian Umur Simpan, Pengujian Alergen, Analisis Bahan Aktif, serta Pengujian Anti-Bakteri.
Analisis Residu Pestisida menjadi salah satu layanan krusial, khususnya untuk komoditas pertanian dan rempah-rempah.
Dengan dukungan teknologi analitik mutakhir, pengujian ini mampu mendeteksi residu hingga pada material kompleks seperti cassia stick dan black pepper, sekaligus memastikan kesesuaian dengan batas maksimum residu (MRL) di berbagai negara tujuan ekspor.
Baca Juga: Strategi PTPN III Menyulap Ubi Kayu Jadi Solusi Pangan dan Energi Masa Depan
Sementara itu, melalui layanan Pengujian Umur Simpan, Alvalab membantu industri menentukan masa simpan produk secara lebih presisi menggunakan metode Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) maupun Rancimat, sehingga evaluasi stabilitas dapat dilakukan secara cepat dan akurat.
Untuk aspek keamanan pangan, Alvalab juga menghadirkan Pengujian Alergen berbasis metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA) yang mampu mendeteksi alergen hingga tingkat jejak, guna mencegah kontaminasi silang serta memastikan kepatuhan terhadap standar internasional.
Selain itu, Analisis Bahan Aktif berfungsi untuk mengonfirmasi kandungan dan konsentrasi senyawa utama dalam produk, terutama pada rempah-rempah dan minyak esensial, guna menjaga kualitas dan konsistensi produk.
Adapun Pengujian Anti-Bakteri ditujukan untuk mengevaluasi efektivitas antibakteri suatu produk melalui metode laboratorium tervalidasi sehingga menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: Semen Indonesia (SMGR) Dorong Kesetaraan dan Profesionalisme dalam Jalankan Bisnis
Jonathan menambahkan, pengembangan layanan ini juga bertujuan mengurangi ketergantungan industri terhadap pengujian di luar negeri.
“Selama ini banyak industri harus mengirim sampel ke luar negeri. Dengan pengembangan ini, pengujian bisa dilakukan di dalam negeri sehingga lebih efisien dari sisi biaya dan waktu,” jelasnya.
Dari sisi keunggulan, Alvalab mengklaim menggunakan peralatan laboratorium asal Eropa dengan tingkat akurasi mencapai 99,5%.
Sistem operasional juga berjalan setiap hari, termasuk akhir pekan, guna memberikan kepastian waktu pengerjaan bagi klien.
Secara pasar, Alvalab tidak hanya menyasar klien domestik, tetapi juga perusahaan internasional yang ingin memastikan kepatuhan produk terhadap regulasi di Indonesia maupun kebutuhan analisis bahan baku untuk pasar global.
Baca Juga: Aismoli Khawatir Pajak Baru Tekan Penjualan Motor Listrik
Managing Director Alvalab Billy Laurence menilai, kebutuhan terhadap layanan laboratorium yang cepat, akurat, dan terintegrasi terus meningkat.
Peluncuran layanan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi pelanggan.
Sebagai bagian dari ekspansi pasar, Alvalab juga berpartisipasi dalam ajang Lab Indonesia 2026 guna memperkenalkan berbagai solusi pengujian kepada pelaku industri dan mitra bisnis.
Ke depan, Alvalab optimistis terhadap pertumbuhan industri pangan nasional yang akan mendorong peningkatan kebutuhan pengujian laboratorium.
Perusahaan juga mulai melihat pergeseran tren klien dari sekadar uji coba menuju kontrak jangka panjang, menandakan meningkatnya kepercayaan terhadap layanan yang ditawarkan.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM Aman dan Awasi Penyelewengan
Selain itu, Alvalab turut memberikan perhatian kepada pelaku UMKM melalui paket pengujian yang lebih terjangkau serta layanan konsultasi gratis, termasuk untuk mendukung proses perizinan di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Alvalab berharap dukungan pemerintah dapat terus diperkuat untuk membangun ekosistem industri laboratorium yang lebih solid, mengingat perannya yang vital dalam memastikan akurasi data produk serta mencegah klaim berlebihan di pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













